Headline news//nusaone.id – Pidie Jaya – Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri S.T.,M.M meminta seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Pidie Jaya tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat meski masih terjadi persoalan data desil penerima bantuan kesehatan.
Menurut Hasan Basri, saat ini masih banyak masyarakat miskin yang seharusnya berada pada kategori desil 2 hingga 5, namun justru tercatat di desil 8. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, Pidie Jaya merupakan daerah yang juga terdampak bencana sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.
Wakil Bupati menegaskan, pihak rumah sakit, puskesmas, kepala pustu, serta seluruh tenaga kesehatan diminta tidak melakukan penolakan terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan medis.
Hasan Basri juga menyoroti adanya laporan terkait pasien, termasuk bayi, yang sempat mengalami kendala pelayanan akibat persoalan administrasi data desil yang belum sesuai.
Karena itu, ia meminta aparatur desa dan operator desa segera melakukan perbaikan data masyarakat agar persoalan desil dapat segera diselesaikan dan bantuan menjadi tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah daerah juga meminta seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan normal sambil menunggu proses pembaruan data selesai dilakukan.
“Mohon dilayani dulu pasiennya, soal desil bisa diperbaiki nanti. Jangan sampai ada masyarakat yang ditolak ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” tegas Hasan Basri.
(Tim Redaksi Putra Chan/Arju Na Fahlefi)
Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri S.T.,M.M Utamakan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, Puskesmas, Postu demi kemanusiaan.


















