Pidie – Nusaone.id | Suasana meriah menyelimuti SMK Negeri Batee, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Kamis (11/09/2025). Ratusan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat umum memadati pembukaan Expo 3 SMKN Batee Tahun 2025, ajang tahunan yang menampilkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan pelajar sekolah kejuruan.
Kepala SMKN Batee, Zaini Fikri, S.Pd, menegaskan bahwa expo bukan sekadar acara seremonial, melainkan sarana pembelajaran praktis bagi siswa.
“Expo adalah ruang aktualisasi diri. Anak-anak tidak hanya memamerkan hasil belajar, tetapi juga mengasah mental, kreativitas, dan keterampilan agar siap bersaing,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kacabdin Pendidikan Wilayah Pidie dan Pidie Jaya, Razali, S.Pd., M.Pd. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti nyata peran sekolah kejuruan dalam mencetak generasi muda unggul dan siap terjun ke dunia kerja maupun masyarakat.
Jurusan Unggulan Jadi Magnet Pengunjung
Expo kali ini menampilkan karya dari tiga jurusan utama SMKN Batee, yakni:
Tata Busana: rancangan busana modern dan tradisional Aceh.
Teknik Pengelasan: keterampilan las presisi yang dibutuhkan industri.
Teknik Sepeda Motor: servis, perawatan, hingga modifikasi kendaraan roda dua.
Selain itu, pengunjung juga disuguhkan bazar, penampilan seni budaya, dan demo praktik langsung dari siswa.
Dukungan Jurnalis dan Muspika
Meski berlokasi di pedesaan, semangat siswa SMKN Batee tidak kalah dengan sekolah perkotaan. Hal ini turut menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, wartawan, hingga unsur Muspika.
Perwakilan NSS Grong-grong, Fathurahman, menegaskan pentingnya link and match pendidikan dengan dunia kerja.
“Harapan kami, siswa SMK ini setelah tamat bisa langsung bekerja,” ucapnya.
Dukungan moral juga datang dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pidie. Ketua IWO Pidie Jaya, Herman Hartono Ginting, SH, menilai expo ini membuktikan potensi besar pendidikan vokasi di Aceh.
“Walau sekolah di pedesaan, keterampilan siswa luar biasa. Kolaborasi guru, masyarakat, dan insan pers menunjukkan masa depan pendidikan vokasi Aceh sangat cerah. Kami siap mendukung kegiatan positif ini setiap tahun,” tegas Herman.
Sementara itu, Camat Tangse, Bakri, menyampaikan apresiasi dari pihak Muspika.
“Pemerintah kecamatan mendukung penuh kegiatan ini. Anak-anak sudah menunjukkan kualitas luar biasa meski berasal dari pedalaman. Semoga expo ini menjadi tradisi positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Semangat Meuhase
Dengan mengusung tema “Meuhase” (Maju, Hebat, Sejahtera), Expo 3 SMKN Batee diharapkan menjadi wadah inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi muda.
“Lulusan SMKN Batee tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. Itulah semangat yang kami tanamkan,” tutup Kepala Sekolah Zaini Fikri.
Expo 3 SMKN Batee 2025 pun menjadi bukti nyata bahwa siswa pedesaan, dengan dukungan masyarakat, jurnalis, dan Muspika, mampu mengangkat citra pendidikan vokasi menuju arah yang lebih maju dan membanggakan. Laporan ( Yudna)

















