nusaone.id Pidie – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 44 Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi. Rabu (1/10/2025), sekolah ini menggelar Workshop Literasi Menulis Buku bagi guru dan siswa, menghadirkan penulis sekaligus pegiat literasi asal Pidie Jaya, Mursyidah, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka program Geulis (Gerakan Literasi Siswa) ini dibuka langsung oleh Kepala MIN 44 Pidie, Tarmizi, S.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk serius menekuni dunia kepenulisan.
“Dengan berkarya kita jadi mulia, dan dengan menulis kita bisa dikenal. Menulis adalah rekam jejak yang akan abadi,” tegasnya.
Selama workshop, guru dan siswa bersepakat menghasilkan karya berupa cerpen, puisi, dan pantun yang akan dihimpun dalam buku antologi bersama ber-ISBN. Suasana semakin meriah ketika sejumlah peserta berani membacakan karyanya di depan umum dan mendapat apresiasi dari pemateri maupun kepala sekolah.
Dalam materinya, Mursyidah menekankan bahwa keterampilan membaca dan menulis adalah pondasi literasi yang perlu ditanamkan sejak dini. Ia juga berbagi trik menulis mulai dari membangun niat, percaya diri, ikhlas, hingga konsistensi.
“Tulisan akan tetap hidup meski penulisnya telah tiada. Karena itu, biasakan membaca, menulis, dan jangan pernah berhenti berkarya,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap workshop ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya baru dari MIN 44 Pidie. Ke depan, madrasah yang dikenal dengan motto “Madrasah Hebat Bermartabat” ini berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya buku-buku karya guru maupun siswa sebagai bukti nyata geliat literasi di Kabupaten Pidie.

















