SUBULUSSALAM – nusaone.id Kasus pelemparan mobil milik seorang wartawan di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, kini tengah diselidiki secara intensif oleh pihak kepolisian. Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Subulussalam menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat kepolisian dalam menangani insiden tersebut.
Ketua IWO Subulussalam, Juliadi, menilai langkah cepat kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada insan pers dan masyarakat.
Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memproses kasus ini secara profesional. Kita apresiasi langkah cepat yang sudah dilakukan,” ujar Juliadi kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 17 Oktober 2025, di kawasan Desa Sikalondang, Kota Subulussalam. Saat itu, mobil milik wartawan Syahbudin Padang tengah terparkir di depan rumahnya. Tidak lama kemudian, korban mendapati kaca bagian belakang mobilnya pecah, diduga akibat dilempar oleh orang tak dikenal (OTK).
Menanggapi laporan itu, Kapolres Subulussalam AKBP Muhamad Yusuf, melalui Kasat Reskrim IPTU Abdul Mufakhir, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Benar, kami sudah menerima laporan dari korban. Saat ini tim sedang bekerja untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini,” ujar IPTU Abdul Mufakhir.
Ia menegaskan, penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan, serta memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kami berharap masyarakat bersabar dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan warga sekitar untuk memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu mengungkap pelaku. Hingga kini, motif pelemparan mobil wartawan tersebut belum diketahui, namun aparat memastikan kasus ini menjadi prioritas penanganan.



















