PIDIE JAYA – nusaone.id Dulu, jalan menuju kawasan ini hanya berupa jalan setapak yang dipenuhi semak dan pematang sawah. Namun kini, Cot Trieng telah memiliki jalan dua jalur yang lebar dan mulus, lengkap dengan penerangan dan drainase modern. Pembangunan infrastruktur ini semakin memperkuat posisi kawasan perkantoran Pidie Jaya sebagai pusat kegiatan pemerintahan yang representatif dan maju.

Siapa sangka, kawasan megah perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di Cot Trieng, Kecamatan Meureudu, dulunya hanyalah hamparan sawah dan kebun milik masyarakat. Area yang kini berdiri megah dengan deretan gedung pemerintahan itu terletak di antara Gampong Manyang Cut dan Manyang Lancok, mengarah ke Gampong Rungkom.
Kini, kawasan Cot Trieng telah berubah total. Di lokasi yang dulunya hijau dengan hamparan padi dan kebun produktif, kini berdiri megah Kantor Bupati, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Gedung Serbaguna, Perpustakaan Daerah, serta berbagai kantor pemerintahan lainnya. Infrastruktur jalan dan taman tertata rapi, menjadikan kawasan ini sebagai ikon baru Kabupaten Pidie Jaya.
Menurut cerita warga setempat, lahan di kawasan tersebut dulunya dijual sekitar Rp70.000 per meter, ketika rencana pembangunan pusat pemerintahan mulai digagas pada masa awal berdirinya Kabupaten Pidie Jaya. Sebagian besar pemilik tanah dengan sukarela menyerahkan lahannya demi mendukung pembangunan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Pidie tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat Cot Trieng, Abdu Hamid (68), mengenang masa-masa awal pembangunan kawasan itu.
Dulu di sini cuma sawah dan kebun, bahkan untuk lewat pun harus jalan kaki di pematang. Waktu pemerintah mau bangun kantor bupati, kami rela jual tanah murah karena kami ingin lihat daerah ini maju,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca.
Menariknya, pada awal November 2025 mendatang, kawasan ini akan menjadi pusat perhatian seluruh Aceh karena ditunjuk sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh. Beragam persiapan tengah dilakukan untuk menyambut ajang bergengsi tersebut, yang akan dipusatkan di area perkantoran Cot Trieng dan sekitarnya.
Transformasi Cot Trieng menjadi pusat pemerintahan bukan hanya mencerminkan perubahan fisik wilayah, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan tekad masyarakat Pidie Jaya untuk terus berkembang. Bagi warga lama, kenangan masa lalu tentang sawah dan kebun tetap hidup, namun kini rasa bangga menyelimuti hati mereka saat melihat daerahnya menjelma menjadi pusat aktivitas pemerintahan yang modern dan membanggakan


















