Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Minggu, 30 November 2025 - 22:11 WIB

Wagub Aceh: Bantuan Pusat dan Daerah Mulai Dikirim Lewat Jalur Udara

Pidie Jaya —nusaone.id Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh mulai mengirimkan bantuan darurat melalui jalur udara untuk menjangkau wilayah banjir dan longsor yang masih terisolasi. Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat dan helikopter TNI agar distribusi kebutuhan vital tidak terhambat oleh akses darat yang terputus.

Kebijakan percepatan bantuan tersebut disampaikan saat kunjungan sejumlah pejabat negara di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025). Rombongan dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta didampingi Panglima TNI Agus dan anggota DPR RI Titik Soeharto.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Hadiri Pelantikan Dewan Ekonomi Aceh
Exif_JPEG_420

Turut hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa distribusi bantuan tidak akan menunggu proses administrasi panjang. Bantuan akan dikirim bertahap melalui udara, dengan prioritas kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi.

Menurut Sjafrie, bantuan yang dijatuhkan dari udara akan langsung diterima prajurit TNI yang telah disiagakan di titik-titik terdampak untuk kemudian dibagikan kepada warga secara terarah dan cepat.

Baca Juga |  ICMI Aceh salurkan Bantuan Bencana melalui MPD ICMI Aceh Utara

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memastikan pemerintah daerah mengawal penuh proses distribusi agar seluruh bantuan dari pusat maupun provinsi dapat tiba tepat waktu dan tepat sasaran. Ia menambahkan bahwa posko terpadu telah diperkuat guna mempercepat pendataan, distribusi, serta akses bagi warga yang masih terjebak isolasi.

Di sektor utilitas, Mendagri Tito menyampaikan bahwa PLN telah mengirim 30 ton material tower listrik dari Jakarta. Pengiriman dilakukan menggunakan helikopter dengan kapasitas enam ton per hari. Diperkirakan butuh lima hari untuk mobilisasi material dan dua hari untuk pemasangan konstruksi sehingga jaringan listrik dapat kembali beroperasi.

Baca Juga |  Remaja Blang Balok Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Kunjungan tersebut juga menjadi momen bagi rombongan pejabat untuk melihat langsung kondisi pengungsian, memantau kerusakan infrastruktur, serta menyerahkan bantuan sandang, pangan, dan perlengkapan darurat kepada warga terdampak.

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan banjir kini menjadi operasi terpadu melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, TNI–Polri, lembaga teknis, dan relawan untuk mempercepat pemulihan akses, layanan publik, serta rehabilitasi wilayah bencana.

Share :

Baca Juga

News

Rutan Kelas IIB Banda Aceh Matangkan Persiapan Ramadan, Jam Kunjungan Diatur

Daerah

Program Dianmas STIK 83/WPS, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah