Pidie Jaya — nusaone.id
Pascabanjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), sebagian warga di sejumlah wilayah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan permukiman mereka. Namun hingga hari ke-24 pascakejadian, warga Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, masih menghadapi keterbatasan akses dan kekurangan bantuan dasar, Rabu (24/12/2025).
Akses menuju Gampong Blang Cut yang sempat terputus akibat banjir bandang menyebabkan wilayah tersebut belum sepenuhnya tersentuh bantuan. Kondisi ini membuat sebagian warga baru mulai turun ke kampung halaman untuk membersihkan rumah yang terdampak lumpur dan material banjir.

Keuchik Gampong Blang Cut, M. Jamin, saat diwawancarai tim media menyampaikan bahwa saat ini terdapat 156 kepala keluarga yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.
“Kami masih sangat membutuhkan bantuan, terutama tempat penginapan sementara atau tenda, karena hingga kini belum kami terima baik dari instansi pemerintah maupun dari bantuan lainnya,” ujar M. Jamin.
Selain kebutuhan hunian sementara, warga juga masih mengalami kesulitan air bersih. Menurut Keuchik, bantuan sumur bor maupun distribusi air bersih belum masuk ke wilayah Gampong Blang Cut, sehingga menyulitkan aktivitas warga yang mulai kembali membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.
Ia juga menyoroti kondisi sungai yang menjadi penyebab utama banjir bandang. Saat ini, alur sungai yang sebelumnya membelok telah dikembalikan ke jalur semula, namun masih terdapat pecahan alur sungai yang mengarah langsung ke permukiman warga.
“Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir susulan apabila tidak segera ditangani secara menyeluruh,” jelasnya.
Dalam peristiwa banjir bandang tersebut, tercatat satu orang warga meninggal dunia, seorang perempuan berusia 80 tahun akibat tertimbun lumpur. Sementara satu warga lainnya yang sempat terseret arus banjir telah berhasil ditemukan.
Hingga kini, warga Gampong Blang Cut berharap adanya percepatan penyaluran bantuan serta penanganan lanjutan terhadap kondisi sungai, agar proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

















