Bireuen — nusaone.id Seorang warga Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus banjir yang meluap ke kawasan permukiman warga.
Korban ditemukan pada Rabu (24/12/2025) di area pintu air dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada aparat dan melakukan evakuasi bersama masyarakat sekitar.

Menurut keterangan warga, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dilaporkan hilang saat banjir melanda wilayah Pandrah akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa waktu terakhir.
Luapan air dengan arus yang cukup kuat masuk ke perkampungan warga dan menggenangi sejumlah rumah. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan meningkatkan risiko keselamatan warga di sekitar aliran air.
Diduga, korban terseret arus saat berada di sekitar saluran air. Kuatnya arus banjir membuat korban terbawa hingga akhirnya tersangkut di pintu air yang berada tidak jauh dari permukiman.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena kondisi air masih berlumpur dan mengalir deras. Sejumlah warga menggunakan tali dan peralatan seadanya untuk mengevakuasi jasad korban dari dalam saluran air.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke daratan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar yang turut menyaksikan proses evakuasi tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi, serta menghindari aktivitas di sekitar sungai, saluran air, dan pintu air guna mencegah terjadinya korban jiwa akibat banjir.


















