Home / Daerah / Headline / News

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:50 WIB

BSI Pastikan Nasabah Terdampak Bencana Dapat Restrukturisasi

Banda Aceh. –  PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan nasabah pembiayaan yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh khususnya mendapat restrukturisasi pembiayaan.

BSI memberikan dukungan nyata bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana dengan menyiapkan program restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak,” kata RCEO BSI Imsak Ramadhan di Banda Aceh, Rabu (24/12-2025)

Ia menjelaskan saat ini BSI sedang melakukan assesment terhadap nasabah pembiayaan yang terdampak bencana guna mendapatkan program restrukturisasi dari perbankan tersebut sesuai dengan ketentuan OJK mengenai perlakuan khusus terhadap pembiayaan bank bagi daerah bencana.

Baca Juga |  Ribuan Perantau Pidie Jaya dari Seluruh Kalangan Padati Maulid Nabi di TMII Jakarta

“Nasabah tidak perlu khawatir, karena pihak BSI akan proaktif datang ke nasabah, karena BSI berkomitmen dalam memberikan perlindungan dan keringanan kepada nasabah di tengah kondisi force majeure.

Menurut dia program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah terkait mitigasi penanganan restrukturisasi pembiayaan masyarakat Aceh.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyampaikan keprihatinan dan simpati yang mendalam atas musibah bencana alam yang menimpa masyarakat di Sumatra termasuk Provinsi Aceh.

Baca Juga |  Unggul 24 Suara, Azhar Sidiq Resmi Nahkodai PERMAHI dengan Visi “PERMAHI Mendunia”

Sebelumnya Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa kebijakan restrukturisasi pembiayaan ditujukan untuk membantu meringankan beban nasabah agar dapat bangkit melanjutkan hidup, keberlangsungan usaha, dan mendukung pemulihan ekonomi pascabencana di wilayah terdampak.

“BSI berkomitmen selalu hadir mendampingi nasabah, khususnya di saat-saat sulit. Program restrukturisasi pembiayaan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi nasabah untuk fokus pada pemulihan, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan ketentuan yang berlaku,” kata Anggoro.

Restrukturisasi dilakukan secara selektif kepada segmen UMKM, Ritel dan Konsumer dengan mempertimbangkan profil risiko, prospek usaha, serta kemampuan bayar nasabah, sesuai dengan ketentuan regulator.

Baca Juga |  Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 20 Maret 2026, Ini Penjelasan Hisab dan Rukyat

BSI juga berkoordinasi OJK dan Kementerian serta berbagai instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana, untuk menjaga setiap opsi restrukturisasi dapat diarahkan secara hati-hati dan tetap selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Anggoro berharap masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan bersiap untuk bangkit.

Share :

Baca Juga

Daerah

Panitia Mulai Bergerak, Penyambutan Tgk Habibi Nawawi di Batam Disiapkan Maksimal

Daerah

Patroli Perintis Presisi Polres Pidie Jaya Sasar Kawasan Pantai Islami

Daerah

Pangdam IM Hadiri Pemakaman Militer Kopda Anumerta Farizal Romadhon di Kulon Progo

Daerah

Polres Pidie Jaya Gencarkan Patroli KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Daerah

Kecelakaan Tunggal di Batoh, Pengendara Terjatuh Usai Tabrak Mobil Parkir

Daerah

Mualem Akan Membuka Mubes MAA 2026

Headline

H.Mirwan Hadiri Launching Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) BUMG Desa Madat Mandiri

Daerah

Perempuan 20 Tahun Asal Pidie Dilaporkan Hilang Sejak 29 Maret 2026