PIDIE JAYA – nusaone.id
Pemerhati anak nasional Kak Seto Mulyadi memberikan pendampingan psikologis dan pemulihan trauma (trauma healing) kepada sekitar 600 anak yang terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Posko Meunasah Krueng Baroh, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Sabtu (11:15 wib ) (27/12/2025).
Pendampingan dilakukan melalui kegiatan psikososial yang dikemas secara edukatif dan menghibur. Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai permainan, bernyanyi, serta berinteraksi langsung dengan Kak Seto yang dikenal dekat dengan dunia anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Seto menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan terdampak secara mental saat terjadi bencana alam. Oleh karena itu, selain pemenuhan kebutuhan fisik, pemulihan psikologis harus menjadi perhatian utama agar anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan.
“Keceriaan anak-anak harus segera dikembalikan agar mereka tetap tumbuh sehat secara mental dan emosional,” ujar Kak Seto.
Selain memberikan pendampingan psikologis, Kak Seto juga menyalurkan bantuan berupa peralatan sekolah kepada anak-anak korban banjir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak kembali bersemangat mengikuti proses belajar setelah terdampak bencana.
Tidak hanya anak-anak, para ibu-ibu dan orang tua turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias dan sangat terhibur dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang tercipta di posko pengungsian.
Kehadiran Kak Seto bersama relawan kemanusiaan, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat disambut hangat oleh warga setempat. Masyarakat mengapresiasi kepedulian dan perhatian yang diberikan, khususnya kepada anak-anak yang terdampak langsung akibat banjir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi psikologis anak-anak korban banjir di Pidie Jaya dapat berangsur pulih, kembali ceria, serta mampu menjalani aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat dan optimisme.

















