Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:31 WIB

Pemkab Pidie Jaya Perpanjang Status Darurat Bencana

14 Januari 2026

Meureudu – nusaone.id – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali memperpanjang status darurat bencana hidrometeorologi hingga 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan menyusul potensi banjir, longsor, dan hujan deras yang masih mengancam wilayah Pidie Jaya.

Keputusan perpanjangan status darurat bencana tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 516 Tahun 2025, yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026. Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA, menekankan pentingnya penanganan cepat dan tepat melalui koordinasi lintas sektor.

Baca Juga |  Landing di Aceh, Ditjend Bina Adwil langsung Koordinasi kilat dengan beberapa Dinas di Kantor Satpol PP Aceh

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua pihak terkait harus bersinergi agar dampak bencana dapat diminimalkan,” ujar Bupati Sibral. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat juga menjadi kunci utama.

Beberapa pihak yang menerima keputusan ini antara lain Gubernur Aceh, Kepala BPBD Aceh, DPRK Pidie Jaya, Kapolres, Dandim, Dinas PU, BAPPEDA, Dinas Sosial, dan BPBD Pidie Jaya. Mereka diminta segera menindaklanjuti langkah mitigasi dan bantuan kepada warga terdampak.

Baca Juga |  Malam Penuh Semarak di Huntara Indonesia, Bupati Pidie Jaya Sapa Anak-Anak yang Bermain

Pemkab Pidie Jaya juga terus memantau wilayah rawan bencana. Tim BPBD bersama instansi terkait telah menyiapkan posko darurat, peralatan evakuasi, dan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak hujan deras dan banjir.

Selain itu, pemerintah daerah mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang terdampak, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas umum. Hal ini bertujuan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan risiko bencana tidak menimbulkan gangguan lama.

Baca Juga |  Polda Aceh Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Paparkan Capaian Kinerja dan Situasi Kamtibmas

Bupati Sibral mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menjaga keselamatan diri serta keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya gotong royong dalam menghadapi bencana agar semua warga Pidie Jaya terlindungi dengan baik.

Share :

Baca Juga

Daerah

Program Dianmas STIK 83/WPS, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh