Home / Daerah / Headline / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial / TNI/POLRI

Jumat, 2 Januari 2026 - 23:10 WIB

Pascabanjir Pidie Jaya Belum Pulih, Lumpur dan Kabut Debu Masih Ancam Warga

Pidie Jaya – nusaone.id — Lebih dari satu bulan satu pekan pascabanjir, kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, masih belum sepenuhnya pulih. Lumpur sisa banjir masih menimbuni rumah-rumah warga dan kini memunculkan ancaman baru berupa kabut debu yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Pantauan nusaone.id, Jumat (2/1/2026), lumpur tebal masih mengendap di dalam rumah warga, halaman, hingga jalan lingkungan permukiman. Saat mulai mengering, lumpur tersebut berubah menjadi debu halus yang mudah beterbangan dan berisiko terhirup oleh warga sekitar.

Baca Juga |  Penasihat Khusus Presiden ‘Ngopi Kebangsaan’ Bareng Alumni Lemhannas Aceh. Apresiasi Nasionalisme Aceh

Kabut debu terlihat semakin pekat saat aktivitas pembersihan dilakukan secara manual maupun akibat lalu lintas kendaraan di kawasan terdampak. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Upaya pembersihan menggunakan alat berat jenis beko telah dilakukan, namun dinilai belum maksimal. Keterbatasan armada mobil dam sebagai sarana pengangkut lumpur menyebabkan operasional alat berat kerap terhenti, sehingga proses pengangkatan lumpur berjalan lambat.

Baca Juga |  Tgk. Asnawi Sampaikan Tausiah Maulid Nabi di Gampong Blang Cut

Selain merusak perabot rumah tangga, sisa lumpur dan debu juga menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan permukiman. Warga mengaku harus membersihkan rumah secara berulang karena debu kembali masuk saat tertiup angin.

Gotong royong bersama aparat desa dan relawan terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan. Namun, luasnya wilayah terdampak serta ketebalan lumpur yang masih menumpuk menjadi kendala utama dalam proses pembersihan pascabanjir.

Baca Juga |  Truk Tangki LPG Masuk Sawah di Gampong Mugit, Dievakuasi Dini Hari

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera menambah armada mobil dam serta mengoptimalkan operasional alat berat. Selain itu, perhatian terhadap dampak kesehatan akibat kabut debu juga dinilai penting agar pemulihan pascabanjir di Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, aman, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolresta Tindak Lanjut Terkait Adanya Kekerasan Jurnalis di Banda Aceh

News

Kapolda Aceh Kunjungi Simeulue, Tekankan Soliditas dan Pelayanan bagi Masyarakat Kepulauan

Daerah

Plt Direktur PDAM Tirta Mountala Bersama Banleg DPRK Tinjau Lokasi Pembangunan WTP Seulimuem

Daerah

Kunjungan Kerja Kapolda Aceh Ke Polres Simeulue Disambut Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Daerah

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Daerah

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat Dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

News

Penguatan Organisasi: Ketua PW Iwo Aceh Tiba di Pidie Jaya dan Laksanakan Pertemuan di Meureudu

News

Kunjungan Kerja PW IWO Aceh ke Pidie Jaya, Perkuat Silaturahmi dan Hadiri Acara Khitanan