Pidie Jaya – nusaone.id
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME meninjau langsung kondisi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) An-Nur yang mengalami kerusakan parah akibat banjir. Peninjauan dilakukan guna memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun sekolah terdampak bencana alam.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya, Muslem, S.Pd, sebagai bentuk kehadiran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin keberlanjutan layanan pendidikan bagi para siswa pascabanjir.
Banjir yang melanda kawasan sekolah tersebut dipicu oleh perubahan alur sungai, sehingga menyebabkan bangunan sekolah, ruang belajar, serta sejumlah sarana pendukung pendidikan mengalami kerusakan berat. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas belajar mengajar.
Dalam kunjungannya, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor prioritas yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun. Pemerintah daerah, kata dia, berkewajiban memastikan peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman dan layak.
Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah guna mendukung kelangsungan proses belajar mengajar. Untuk sementara waktu, kegiatan belajar siswa dipindahkan ke sejumlah toko di sekitar Gampong Bunot, Kecamatan Meureudu, karena kondisi bangunan SD IT An-Nur belum memungkinkan untuk digunakan.
Selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga melakukan pendataan serta kajian teknis terhadap tingkat kerusakan bangunan sekolah dan lingkungan sekitar, termasuk dampak perubahan alur sungai. Langkah ini dilakukan sebagai dasar penyusunan penanganan jangka menengah dan jangka panjang.
Bupati Pidie Jaya menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur sekolah, normalisasi alur sungai, serta penguatan sistem mitigasi bencana di wilayah rawan banjir.
Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap SD IT An-Nur dapat segera difungsikan kembali secara normal, sehingga keselamatan, kenyamanan, dan keberlangsungan pendidikan siswa dan guru dapat terjamin.
(Prokopimda)



















