Pidie Jaya – nusaone.id
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pidie Jaya mengalihkan proses pembelajaran ke rumah setelah siswa hanya menjalani satu hari aktivitas di sekolah pada awal Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kepala MTsN 2 Pidie Jaya, Dr. Erianti, S.Ag., M.Pd, mengatakan siswa sempat hadir ke madrasah pada Senin (5/1/2026). Namun, hasil peninjauan dan evaluasi menunjukkan kondisi fasilitas serta lingkungan sekolah belum layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Setelah satu hari kegiatan di sekolah, kami menilai fasilitas masih berlumpur, licin, dan terdapat beberapa titik yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa. Karena itu, mulai Selasa (6/1/2026) pembelajaran kami alihkan ke rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pascabanjir, sejumlah ruang dan halaman madrasah masih dalam kondisi becek. Bahkan, beberapa area telah dipasangi garis pembatas (police line) sebagai tanda larangan untuk didekati.
Menurut Erianti, kebijakan belajar mandiri dari rumah bersifat sementara dan akan diberlakukan hingga kondisi madrasah dinyatakan aman serta siap digunakan kembali. Pihak sekolah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan pemulihan fasilitas pendidikan.
“Kami mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta didik. Pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan setelah lingkungan madrasah benar-benar kondusif,” tambahnya.
Pihak madrasah mengimbau orang tua agar tetap mendampingi anak-anak selama proses belajar mandiri di rumah serta menjaga komunikasi dengan wali kelas masing-masing.


















