Home / Daerah / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial / TNI/POLRI

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:40 WIB

Huntara Dipercepat, Bupati Pidie Jaya Ingin Pengungsi Hidup Layak Sebelum Ramadhan

Pidie Jaya — nusaobe.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mempercepat penyediaan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana dengan target seluruh pengungsi dapat keluar dari tenda sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, didampingi Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM serta unsur Forkopimda, menegaskan komitmen tersebut saat mendampingi Kepala BNPB Regional Indonesia Letjen Purn. Suharyanto dan Kepala BPBA Aceh meninjau pembangunan Huntara di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga |  Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Bupati Sibral Malasyi menyampaikan, hingga saat ini sebanyak 215 unit Huntara telah selesai dibangun dan siap dihuni oleh masyarakat terdampak bencana dari delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya. Huntara tersebut dibangun di sejumlah lokasi strategis yang mudah diakses oleh warga.

“Sementara unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan rampung sebelum Ramadhan dan Lebaran,” ujar Bupati.

Menurutnya, percepatan pembangunan Huntara merupakan bagian dari strategi pemulihan pascabencana yang dilakukan secara terencana, terukur, dan berkeadilan. Penyediaan Huntara bertujuan memastikan warga terdampak segera keluar dari kondisi pengungsian yang tidak layak, seperti tenda, aula pertemuan, sekolah, maupun tempat ibadah.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Jaya Ajak Personel Perkuat Kekompakan Lewat Halal Bihalal

“Ini bukan sekadar membangun tempat tinggal sementara, tetapi memastikan masyarakat bisa kembali hidup layak, sehat, dan bermartabat sambil menunggu pembangunan hunian tetap,” tegasnya.

Selain pembangunan Huntara, Pemkab Pidie Jaya juga menyiapkan skema lanjutan, termasuk relokasi mandiri bagi warga yang memiliki lahan sendiri serta bantuan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana melalui dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga |  Wagub Aceh Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Keberadaan Huntara dinilai memberikan manfaat nyata, antara lain meningkatkan keamanan dan kesehatan warga, menyediakan ruang hidup yang lebih layak bagi keluarga, serta memungkinkan masyarakat kembali beraktivitas dan menata kehidupan sosial ekonomi.

Bupati menegaskan seluruh proses pemulihan pascabencana akan terus dikawal secara transparan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Bersama kita bangkit, bersama kita pulih,” pungkas Bupati. (Prokopim)

Share :

Baca Juga

Headline

Satreskrim Polresta Banda Aceh Intensifkan Patroli Cipkon, Cegah Kejahatan Konvensional dan Kriminalitas Jalanan

Daerah

PW IWO Aceh Ucapkan Selamat Hari Raya Qurban, Tekankan Nilai Berbagi dan Ketulusan

Opini

ASWIN Nilai Kadisdik Aceh Hambat Kebebasan Pers

Pemerintah Aceh

Bupati Sibral Malasyi Serahkan Sapi Qurban Bantuan Presiden di Pidie Jaya

Headline

Mengenal Dekat Sosok ketua PSI Aceh, Berangkat Dari Sopir Labi-Labi Hingga Jadi Pengusaha Sukses

Ekonomi Bisnis

Jelang Iduladha, Pemkab Pidie Jaya Stabilkan Harga Lewat Gerakan Pangan Murah

Daerah

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

Daerah

Polda Aceh dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Aceh Tanda Tangan Perjanjian Kerja Sama