Home / Daerah / Kesehatan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:45 WIB

Cegah Salah Sasaran Bantuan, Pemkab Pidie Jaya Lakukan Validasi Ulang Rumah Warga

Pidie Jaya – nusaone.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya kembali memperketat validasi data kerusakan rumah warga terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan perumahan pascabencana.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM menegaskan bahwa validasi ulang data mengacu pada regulasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Keputusan Bupati Pidie Jaya terkait penanganan pascabencana banjir.

Langkah validasi ulang dilakukan terhadap seluruh rumah warga yang sebelumnya telah didata, sebagai bentuk penguatan terhadap hasil survei permukiman sebelumnya. Tujuannya adalah memastikan data yang dihimpun benar-benar akurat dan sesuai kondisi lapangan.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Cek Kesiapan Personel Pos Pantau Padang Tiji dan Pengamanan Gerbang Tol dalam Operasi Lilin Seulawah 2025

Bupati Sibral Malasyi menekankan bahwa proses ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi langkah krusial untuk menjamin keadilan, akurasi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.

Meski proses pendataan sempat melewati target waktu yang direncanakan, Pemkab Pidie Jaya menegaskan komitmen untuk terus mengejar kelengkapan data hingga seluruh kerusakan rumah tervalidasi secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, tim verifikasi di tingkat desa diwajibkan melakukan pengecekan langsung ke lapangan dengan melampirkan dokumentasi foto kondisi bangunan, identitas penerima bantuan, serta nomor kontak seluruh anggota tim.

Baca Juga |  Pemerintah Aceh dan Pemkab Bireuen Perkuat Sinergi Tangani Dampak Sosial Pasca Banjir

Pemerintah daerah juga menerapkan prinsip “satu rumah satu tanda tangan” agar setiap rumah diverifikasi secara individual dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkait rumah panggung atau rumah Aceh yang terendam banjir hingga mencapai sekitar dua meter di bawah kolong rumah, penilaian kategori kerusakan tetap mengacu pada hasil verifikasi teknis sesuai ketentuan BNPB.

Selain itu, tim verifikasi bertugas memastikan bahwa warga yang terdampak benar-benar tercatat dalam daftar penerima bantuan sehingga tidak ada yang tertinggal atau salah sasaran.

Baca Juga |  Acara Bakar Batu Bersama Masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Di Papua Tengah

Bupati Sibral Malasyi berharap, melalui validasi data yang ketat ini, proses pemulihan pascabencana banjir dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Pidie Jaya menegaskan bahwa keselamatan, kesejahteraan, dan hak warga terdampak banjir menjadi prioritas utama dalam setiap program pemulihan pascabanjir.

Humas prokopimda

Share :

Baca Juga

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Peristiwa

Rumah Warga Terbakar, Polsek Jangka Buya Sigap Lakukan Penanganan

Nasional

Teladan Pengabdian: Semangat Zulfahmi Reza Jadi Inspirasi Seluruh Anggota RAPI Bireuen

Opini

Fadhlullah Akhiri Polemik APBK Aceh Singkil 2026 Lewat Mediasi

Daerah

‎Polres Pidie Sosialisasikan Larangan Karhutla Lewat Pemasangan Spanduk di Sejumlah Kecamatan

Nasional

HUT Ke-24 Abdya Berlangsung Meriah, Dukungan Perbankan dan Perusahaan Mengalir

Opini

Lost Contact Sejak Pagi, Helikopter PK-CFX Berakhir Hancur di Sekadau

Daerah

Kapolda Aceh Ajak Influencer Muda Sajikan Konten Berimbang Dalam Kegiatan Saweu Keude Kupi