Home / Daerah / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:20 WIB

Evakuasi Kecelakaan Pesawat di Sulsel Berlanjut, SAR Gabungan Temukan 11 Paket

Makassar -nusaone.id –

Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan memastikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat di wilayah Sulawesi Selatan terus dilaksanakan secara maksimal dan terkoordinasi hingga seluruh temuan berhasil dievakuasi sesuai prosedur yang berlaku.

Operasi SAR ini dilakukan untuk menangani kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Hingga Jumat, 23 Januari 2026, proses evakuasi masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan terkini dari tim SAR gabungan, total temuan di area operasi saat ini telah mencapai 11 paket.

Baca Juga |  Abu Len Berpulang, IWATAN Berduka

“Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin pagi tadi. Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 11 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Andi Sultan.

Ia menjelaskan, paket-paket tersebut ditemukan oleh tim SAR darat yang melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat yang berada di medan pegunungan dengan kondisi sulit.

“Pukul 09.06 WITA paket 9 telah ditemukan, pukul 09.10 WITA paket 10, dan selanjutnya paket 11 juga berhasil ditemukan. Seluruhnya saat ini masih dalam proses evakuasi,” ujarnya dengan suara bergetar menahan haru saat menyampaikan perkembangan tersebut.

Baca Juga |  Jelang MTQ XXXVII, SKPK Pidie Jaya Diminta Serahkan Mobil Dinas

Untuk mempercepat proses evakuasi, Basarnas menambah kekuatan personel dari sejumlah daerah, yakni Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu, guna memperkuat tim yang sudah berada di lokasi.

Penambahan personel tersebut dilakukan mengingat kondisi medan yang berat, cuaca yang tidak menentu, serta akses menuju lokasi yang membutuhkan tenaga dan peralatan khusus.

Selain personel, berbagai peralatan pendukung juga dikerahkan, termasuk peralatan mountaineering dan evakuasi medis, guna memastikan proses pengangkutan temuan berjalan aman dan sesuai standar keselamatan.

Baca Juga |  Banjir Besar Ganggu Infrastruktur: Jalur Utama Aceh Belum Normal Sepenuhnya

Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan menegaskan bahwa operasi ini melibatkan TNI, Polri, relawan, serta instansi terkait lainnya yang terus bekerja secara sinergis di lapangan.

Pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan doa serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan maupun kesimpangsiuran informasi.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh temuan berhasil dievakuasi dan proses penanganan korban dapat diselesaikan secara menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Share :

Baca Juga

Daerah

Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Perdamaian PBB Di Lebanon, Satu Personel Kritis

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim

Daerah

Hasil Riset Hukum, Kampus UIN Ar-Raniry Masuk Dalam Peringkat 2, Airlangga Posisi Pertama Nasional

Daerah

Perkuat Sinergi, Ketua PW IWO Aceh Sambangi Kantor PD IWO Aceh Barat

Daerah

Residivis Pencurian di Sejumlah Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi