Aceh Tamiang – nusaone.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, memberikan arahan kepada taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Markas Batalion Raider 111/Tualang Cut, Aceh Tamiang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Mendagri bersama jajaran pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh dalam rangka memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, serta penguatan sinergi antarlembaga sebagai fondasi utama dalam mendukung tugas pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurut Mendagri, taruna Akmil dan Akpol memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas daerah, penanganan kebencanaan, serta penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam situasi darurat.
Ia juga menegaskan bahwa aparatur negara ke depan harus memiliki kemampuan bekerja lintas sektor, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat kerja sama antarlembaga demi kepentingan masyarakat.
Mendagri mengingatkan peran taruna sebagai calon pemimpin masa depan yang dituntut memiliki kepekaan sosial, ketangguhan mental, serta kesiapan menghadapi berbagai dinamika sosial dan kebencanaan di daerah.
Rangkaian kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
Usai agenda arahan, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh melanjutkan kegiatan dengan penyerahan Bantuan Presiden kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kompleks Kantor Bupati dan disaksikan oleh unsur Forkopimda serta jajaran pemerintah daerah setempat.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi sembilan unit skid loader mini, 5.000 pasang sepatu bot, 3.000 unit gerobak dorong, serta masing-masing 1.000 unit sekop dan cangkul.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembersihan sisa lumpur, pemulihan lingkungan, serta membantu masyarakat untuk segera kembali beraktivitas secara normal pascabencana.

















