Meureudu — nusaone.id — Tangga di depan Masjid Iskandar Muda, Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Kuta Batee, Kabupaten Pidie Jaya, dilaporkan mengalami pengikisan serius akibat terjangan aliran sungai yang terus menggerus struktur bangunan.
Kerusakan tersebut terjadi sejak banjir pada 26 November 2025 dan hingga pascabanjir Jumat (23/1/2026), kondisinya semakin memprihatinkan. 
Tangga tersebut selama ini digunakan masyarakat sebagai fasilitas untuk berwudhu, mencuci pakaian, serta berbagai keperluan harian lainnya yang berkaitan langsung dengan aktivitas sungai.
Warga setempat menyebutkan, sebagian konstruksi tangga mulai terkikis dan mengalami retakan akibat derasnya arus air, terutama saat debit sungai meningkat.
Di sisi tangga tersebut berdiri Yayasan Darul Hidayah yang saat ini difungsikan sebagai sekolah PAUD dan TK Iskandar Muda yang melayani anak-anak usia dini di gampong tersebut.
Dengan semakin tergerusnya tepi sungai, warga mengkhawatirkan bangunan yayasan ikut terdampak dan berpotensi ambruk ke aliran sungai.
Kepala TK Iskandar Muda, Maryana, mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena menyangkut keselamatan murid, guru, serta orang tua yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.
“Ini sangat berisiko. Kami khawatir jika tidak segera ditangani, bisa membahayakan keselamatan anak-anak dan tenaga pendidik,” ujar Maryana.
Sementara itu, Kepala PAUD Iskandar Muda, Darmawati, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah beberapa kali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di area tangga tersebut.
Menurutnya, selain membahayakan keselamatan, kerusakan tangga juga mengganggu aktivitas ibadah dan kebutuhan air masyarakat yang selama ini bergantung pada fasilitas tersebut.
Pimpinan Yayasan Darul Hidayah, Hasni, menyatakan pihaknya sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan.
Ia meminta agar dilakukan perbaikan tangga serta penguatan tebing sungai guna mencegah kerusakan lebih lanjut dan menghindari risiko bangunan sekolah terdampak.
Masyarakat Gampong Manyang Lancok pun berharap pemerintah segera turun tangan agar fasilitas umum dan lembaga pendidikan tersebut tetap aman serta dapat terus digunakan tanpa membahayakan keselamatan warga.


















