Meureudu —nusaone.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya kembali memfokuskan upaya pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga dan santri yang terdampak bencana hidrometeorologi, seiring dengan perpanjangan Status Keadaan Darurat Bencana di wilayah tersebut.
Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras dilakukan selama masa tanggap darurat yang kembali diperpanjang selama 14 hari ke depan sebagai langkah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak.
Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, jumlah warga terdampak mencapai 85.686 jiwa, yang terdiri dari 82.922 masyarakat umum dan 2.764 santri.
Selain masyarakat, bantuan pangan juga disalurkan kepada 21 dayah dan lembaga pendidikan Islam yang turut terdampak bencana hidrometeorologi.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, mengajukan permohonan bantuan CPP kepada Gubernur Aceh sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan santri.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kerawanan pangan serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah terdampak bencana.
Sebaran warga terdampak meliputi delapan kecamatan, di antaranya Kecamatan Meureudu, Meurah Dua, Bandar Dua, Bandar Baru, serta sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Pidie Jaya.
Pemkab Pidie Jaya memastikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, serta instansi terkait lainnya.
Untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat, Pemkab Pidie Jaya mengusulkan alokasi beras CPP sekitar 299,9 ton yang akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan santri, menjaga keberlangsungan aktivitas sosial, serta mendukung pemulihan kegiatan pendidikan pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi penyaluran bantuan agar seluruh warga terdampak benar-benar menerima bantuan sesuai haknya.

















