Home / Daerah / Headline / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Peristiwa / Sosial

Senin, 2 Februari 2026 - 21:11 WIB

BNPB: 57 Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi, Pencarian Terus Berlanjut

nusaone.id – Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Hingga Minggu (1/2/2026) sore, puluhan korban telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi oleh tim gabungan.

Bencana longsor tersebut terjadi di sejumlah titik permukiman warga yang berada di kawasan rawan pergerakan tanah akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsor menimbun rumah warga serta memutus akses jalan di lokasi kejadian.

BNPB mencatat, hingga Minggu (1/2/2026) pukul 16.00 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 74 kantong jenazah dari lokasi terdampak dan mengirimkannya ke pos identifikasi.

Baca Juga |  Personil Polres Pidie Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir

Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 jenazah korban longsor telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Sementara itu, 17 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.

Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Proses identifikasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur terkait guna memastikan keakuratan data korban.

Operasi pencarian dan pertolongan kembali dilanjutkan pada Senin (2/2/2026) sejak pukul 08.00 WIB. Fokus pencarian diarahkan untuk menemukan enam orang yang hingga kini masih dinyatakan hilang akibat tertimbun material longsor.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Peduli Bencana Alam, Berikan Bantuan Sembako kepada Korban Bencana Banjir

Untuk mempercepat proses pencarian, tim SAR gabungan menambah pengerahan alat berat di sejumlah titik rawan. Sedikitnya 18 unit alat berat dikerahkan guna memperluas area pencarian serta mempercepat pembukaan akses di lokasi terdampak.

Namun demikian, proses pencarian tidak berjalan tanpa hambatan. Kondisi cuaca di lokasi kejadian masih disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang berpotensi memicu longsor susulan dan menyulitkan pergerakan personel di lapangan.

Baca Juga |  Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Jalan Sehat Dan Senam Bersama Warga Papua

BNPB bersama pemerintah daerah setempat terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan stabilitas tanah guna meminimalkan risiko bagi petugas maupun masyarakat sekitar selama proses pencarian berlangsung.

Meski menghadapi tantangan cuaca dan medan berat, semangat dan kesiapsiagaan personel SAR gabungan tetap terjaga. Tercatat sekitar 3.229 personel dari berbagai unsur terlibat aktif dalam operasi pencarian, evakuasi, dan penanganan darurat.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mengikuti arahan petugas di lapangan, seraya berharap seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan