nusaone.id – Meureudu — Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memastikan pengamanan aksi damai yang digelar Aliansi Masyarakat Pidie Jaya berjalan secara humanis, aman, dan kondusif. Aksi tersebut berlangsung di Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya, Gampong Mayang Cut, Kecamatan Meureudu, Senin (9/2/2026).
Aksi damai tersebut diikuti sekitar 25 orang massa yang menyampaikan aspirasi terkait penanganan dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Massa berharap pemerintah daerah dapat mempercepat proses pemulihan serta menjamin transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, Wakil Bupati Hasan Basri, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdulhadi, Sekda Kabupaten Pidie Jaya Munawar Ibrahim, Kabagops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, para Pejabat Utama Polres Pidie Jaya, para Asisten Sekda, personel TNI-Polri, serta awak media.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa Polres Pidie Jaya melaksanakan pengamanan dan pengawalan aksi damai dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta profesional guna menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif,” ujar AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.
Dalam penyampaian aspirasinya, Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Pidie Jaya, Dedi Saputra, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Tuntutan tersebut meliputi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan, percepatan penempatan warga ke hunian sementara (huntara), percepatan pembersihan dan rekonstruksi permukiman warga terdampak, penyediaan sarana pendidikan darurat, penyampaian informasi satu pintu melalui juru bicara resmi, serta kejelasan pembagian kewenangan penanggulangan bencana antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pidie Jaya bersama unsur Forkopimda langsung menemui perwakilan massa aksi dan menggelar dialog terbuka. Pemerintah daerah memaparkan progres penanganan bencana yang telah dilakukan serta menyampaikan komitmen untuk terus melakukan percepatan pemulihan secara bertahap.
Kapolres Pidie Jaya menambahkan bahwa pengamanan aksi dilaksanakan sejak tahap pra-aksi, saat pelaksanaan, hingga pasca-aksi dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memfasilitasi dialog antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian aksi damai berjalan aman, tertib, dan lancar. Situasi kamtibmas di Kabupaten Pidie Jaya tetap kondusif,” pungkas AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.
(Humas polres Pidie jaya)















