Home / Daerah / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pendidikan / Peristiwa / Sosial / TNI/POLRI

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:56 WIB

Kembali Terjadi, Warga Bantaran Sungai Meureudu Pertanyakan Solusi Pemerintah

Solusi Pemerintah

nusaone.id – Pidie Jaya – Luapan Sungai Meureudu kembali merendam sejumlah permukiman warga di Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua, Rabu malam (18/2/2026). Banjir terjadi setelah hujan mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan debit air sungai meningkat drastis.

Di Kecamatan Meureudu, genangan air dilaporkan terjadi di kawasan Pante Geulima, Gampong Meunasah Lhok hingga wilayah sekitarnya. Air mulai naik pada malam hari dan merendam badan jalan serta pekarangan rumah warga.

Baca Juga |  Biddokkes Polda Aceh Gelar Pelatihan BTCLS dan Peningkatan Kemampuan Food Safety

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Meurah Dua. Gampong Blang Cut, Dayah Kruet dan beberapa gampong lainnya turut terdampak. Warga menyebutkan, air dengan cepat meluap meski hujan tidak berlangsung terlalu lama.

Menurut masyarakat setempat, pendangkalan sungai menjadi faktor utama banjir yang terus berulang. Sungai dinilai tidak lagi mampu menampung debit air ketika hujan turun, sehingga air melimpah ke kawasan permukiman.

“Sekarang hujan sebentar saja sudah banjir. Kami khawatir kalau hujan deras semalaman,” ujar salah seorang warga Meunasah Lhok.

Baca Juga |  Polresta Banda Aceh Bongkar Jaringan TPPO Internasional

Banjir tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran karena terjadi berulang kali dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah warga mengaku mengalami kerugian akibat rumah dan perabotan yang terendam.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi sungai, termasuk pengerukan sedimentasi dan perbaikan tanggul di titik-titik rawan. Mereka berharap ada solusi jangka panjang agar banjir tidak terus terjadi setiap musim hujan.

Baca Juga |  ​Jumat Berkah Penuh Kepedulian, Persit Yonif 112/DJ Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim Banda Aceh

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah terkait penanganan banjir yang kerap melanda kawasan bantaran sungai tersebut.

 

 

 

Penulis Arju Na Fahlefi

masyarakat setempat, pendangkalan sungai menjadi faktor utama banjir yang terus berulang. Sungai dinilai tidak lagi mampu menampung debit air ketika hujan turun, sehingga air melimpah ke kawasan permukiman.

Share :

Baca Juga

Daerah

Polda Aceh Patroli Udara dan Koordinasi Titik Koordinat dengan Polisi Darat Cegah Penananam Hingga Panen Ganja

Daerah

Hari Pertama Ramadhan, Kapolda Aceh Tinjau Lokasi Jembatan Putus di Jeunieb

Daerah

Aneka Takjil dan Minuman Segar Warnai Simpang Beriweuh Selama Ramadhan

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Hadirkan Bansos dan Bakti Kesehatan di Kembang Tanjung

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Salurkan Bansos Ramadhan untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Kapolda Aceh Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

Daerah

Upacara Hari Kesadaran Nasional Jadi Penguat Komitmen Polda Aceh Untuk Indonesia Asri

Daerah

Irdam IM Pimpin Upacara Bulanan di Lapangan Blang Padang, Bacakan Amanat Kasad