nusaone.id – Meureudu – Kondisi jalan berdebu di wilayah Meureudu, Meurah Dua hingga Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, semakin memprihatinkan dan dikeluhkan oleh masyarakat. pada Selasa, 24 Maret 2026.
Debu tebal terlihat masih berterbangan setiap kali kendaraan roda dua maupun roda empat melintas di jalur tersebut.

Peristiwa ini terjadi di ruas jalan utama yang menjadi akses penting penghubung antar kecamatan di wilayah Pidie Jaya.
Kondisi tersebut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, terutama saat cuaca panas dan tidak turun hujan.
Warga setempat menyebutkan, debu berasal dari badan jalan yang kering serta meningkatnya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.
“Kalau kendaraan lewat, debu langsung naik dan menutup pandangan. Sangat berbahaya,” ujar salah satu warga.
Akibat debu tebal itu, jarak pandang pengendara menjadi terbatas sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, aktivitas warga juga terganggu, terutama bagi mereka yang tinggal di sepanjang pinggir jalan.
Debu bahkan masuk ke dalam rumah warga dan mengotori perabotan serta lingkungan sekitar.
Dari sisi kesehatan, sejumlah warga mengaku mengalami gangguan pernapasan seperti batuk, iritasi tenggorokan, hingga sesak napas ringan.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah atau instansi terkait untuk segera menangani kondisi tersebut.
Langkah yang diharapkan antara lain penyiraman jalan secara rutin serta perbaikan permukaan jalan agar tidak lagi menimbulkan debu berlebihan.
Sementara itu, masyarakat juga mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta menggunakan masker demi keselamatan dan kesehatan bersama.
Penulis & foto : Arju Na Fahlefi
Kondisi jalan berdebu di wilayah Meureudu, Meurah Dua hingga Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, semakin memprihatinkan dan dikeluhkan oleh masyarakat.
Debu tebal terlihat masih berterbangan setiap kali kendaraan roda dua maupun roda empat melintas di jalur tersebut.
















