nusaone.id -Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Sigli resmi meluncurkan program penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.
Kegiatan peluncuran ini diawali dengan seremoni di Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Bandar Dua, pada tanggal 07 April 2026. Program ini digelar sebagai respons dan upaya nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional maupun daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan bantuan di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Acara peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME. Turut hadir pula jajaran Forkopimda, Ketua DPRK, Kapolres Pidie Jaya, Pabung, Kajari, serta Wakil Kepala Bulog Wilayah Aceh.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, para Kepala SkPK, Kepala Cabang Bulog Sigli, Muspika Kecamatan Bandar Dua, Keuchik, serta tokoh masyarakat setempat yang menyambut baik program ini.
Dalam penyaluran kali ini, tercatat sebanyak 31.512 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pidie Jaya yang berhak menerima bantuan. Setiap keluarga mendapatkan jatah masing-masing 10 kg beras dan 2 kg minyak goreng untuk setiap bulannya.
Bantuan yang disalurkan dipastikan memiliki kualitas yang sangat baik. Beras dikemas dalam karung yang rapi dan aman, sementara minyak goreng disajikan dalam kemasan yang layak konsumsi dan higienis.
Proses verifikasi data penerima dilakukan secara ketat untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Hingga saat peluncuran, tidak ada kendala berarti yang dilaporkan selama proses penyaluran berlangsung di lokasi.
Program ini tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga beras di pasar. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya pengendalian inflasi secara nasional.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid antar lintas sektor. Sinergi yang melibatkan Bulog, TNI, Polri, Badan Pusat Statistik (BPS), dan berbagai instansi daerah menjadi kunci utama kelancaran distribusi.
Lebih jauh, program ini juga mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Di sisi lain, bantuan ini juga memberikan dampak positif karena turut mendukung dan mengapresiasi produksi pangan dari petani lokal.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang benar. Dengan pengawasan yang cermat, diharapkan tidak ada satu pun keluarga yang berhak tertinggal.
Ke depan, Pemkab Pidie Jaya akan terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program ketahanan pangan. Hal ini dilakukan demi memperkuat kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada.
Peluncuran ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pemulihan ekonomi dan kemandirian pangan. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya ini demi mewujudkan Pidie Jaya yang lebih sejahtera dan mandiri.
(Prokopim Pidie Jaya)


















