Aceh Tengah — nusaone.id
Aktivitas vulkanik Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, masih menunjukkan kondisi fluktuatif. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Bur Ni Telong tetap berada pada Level III (Siaga) berdasarkan laporan MAGMA-VAR per 31 Desember 2025.
Dalam periode pengamatan pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, PVMBG mencatat sejumlah aktivitas kegempaan berupa 8 gempa vulkanik dangkal, 5 gempa vulkanik dalam, 1 gempa tektonik lokal, serta 2 gempa terasa dengan intensitas I MMI. Data tersebut menunjukkan adanya dinamika aktivitas magma di bawah permukaan gunung api.
Secara visual, Gunung Bur Ni Telong terpantau jelas meski sesekali tertutup kabut tipis. Asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan berlangsung. Kondisi meteorologi di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan, dengan suhu udara berkisar 18 hingga 23 derajat Celsius dan angin bertiup lemah ke arah tenggara serta barat laut.
PVMBG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan. Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendekati area kawah dalam radius 4 kilometer dari pusat kawah Gunung Bur Ni Telong.
Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari kawasan fumarol dan solfatara, terutama pada saat cuaca mendung atau hujan, karena berpotensi terjadi akumulasi gas berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Laporan aktivitas Gunung Bur Ni Telong ini disusun oleh Suwardi Putra, A.Md.Kom, dari Pos Pengamatan Gunungapi Bur Ni Telong, dengan sumber data resmi dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, dan PVMBG. PVMBG memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara intensif dan perkembangan terbaru akan segera disampaikan kepada masyarakat apabila terjadi perubahan signifikan.

















