Nusaone.id- Aceh Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Selatan Dari Partai Golkar Dapil Samadua-Tapaktuan meminta kepada Pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggratiskan beban biaya tagihan listrik bagi pelanggan di Aceh Selatan Terkhusus di Dapil Samadua-Tapaktuan untuk periode November-Desember 2025 Dalam Penyampaiannya Via Whatsap kepada Wartawan nusaone.id. Suhaida.Am.Pel menyatakan akibat pemadaman listrik yang terjadi pasca bencana telah berdampak besar bagi Pengusaha UMKM dan Alat alat Elektronik Masyarakat banyak yang rusak akibat arus listrik yg tidak stabil terhadap kehidupan masyarakat dan bagi pelaku UMKM sangat berdampak secara penghasilan omzet mereka jauh berkurang.
Bahkan akibat padamnya arus litrik dan matinya sinyal Internet juga membuat para pengusaha kecil kehilangan omzet yg drastis bahkan ada yang tutup katanya.
Anggota DPRK SUHAIDA.Amd.Pel secara tegas menghimbau kepada pimpinan PLN Agar Masyarakat yg terdampak akibat pemadaman listrik agar diberikan dispensasi atau menggratiskan biaya Tagihan Listrik dari bulan Nov s/d Desember 2025 hal ini agar Masyarakat terbantu beban hidupnya di tengah tengah bencana yang sedang dialami di situasi bencana. Rakyat sudah menderita secara fisik dan ekonomi. Sudah selayaknya negara hadir tidak hanya dengan kata-kata, tapi dengan kebijakan konkret. Pembebasan tagihan listrik adalah bentuk keadilan dan empati,”
Politikus Partai Pohon Beringin ini juga menyebutkan, pembebasan tagihan listrik untuk periode tersebut wajib dilakukan sebagai bentuk kompensasi perusahaan itu atas kerugian yang dialami para pelanggan tegasnya.
Anggota DPRK Suhaida.Amd.Pel juga mengharapkan kepada Pihak Telkomsel agar tagihan Wifi warkop dan Rumah masyarakat agar tidak dilakukan penagihan ini juga sebagai bentuk Bakti sosial Perusahaan terhadap masyarakat ataup pelanggan yg terdampak bencana.
dan diakhir kalimatnya Suhaida.Amd.Pel juga mengapresiasi langkah langkah dan upaya pihak PLN dan Telkomsel yang terus berjuang memperbaiki pemulihan area kelistrikan dan Sinyal Jalur telekomunikasi sehingga beban yang ditanggung masyarakat selama masa pemadaman bisa berkurang, Banyaknya aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga layanan sosial lumpuh akibat listrik padam. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada petugas di lapangan yang dinilainya telah berjibaku di lapangan dalam upaya pemulihan kembali jaringan listrik di Aceh.
lalu Soal kompensasi kepada rakyat itu adalah bentuk empati perusahaan kepada masyarakat terdampak soal keadilan oleh sebab itu Penggratisan Biaya Tagihan Listrik 2 bulan sangat lah wajar diberikan tutupnya.
Tokoh Masyarakat di Samadua sangat mengapresiasi upaya yang disampaikan oleh Anggota DPRK Aceh Selatan Ibu Suhaida.Amd.Pel ini merupakan tanggung Jawab wakil rakyat terhadap Rakyat di Daerah Pemilihannya maupun aceh secara keseluruhan hal ini membuktikan Anggota DPRK hadir ditengah tengah Bencana yg sedang melanda Masyarakat Aceh secara umum dan Samadua Tapaktuan secara Khusus terimakasih Buk SUHAIDA.Amd.Pel dan Partai Golkar tutupnya.
Diakhir Penyampainnya Suhaida.Amd.Pel menghimbau kepada seluruh masyarakat agar kita terus bangkit bersama sama dari dampak bencana ini Tuhan tidak akan memberikan Cobaan pada umatnya diluar batas dan kadar kemampuannya demikian tutupnya.


















