Home / Daerah / Headline / Lingkungan / News / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banjir Sungai Meureudu Kembali Rendam SDIT dan Permukiman di Pante Geulima, Pidie Jaya

nusaone.id – Meureudu – Pidie Jaya — Sungai Meureudu kembali meluap dan menerjang area Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Gampong Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Kamis pagi, 6 Februari 2026. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sungai pada Rabu malam.

Debit air yang meningkat disebabkan kombinasi hujan deras dan endapan lumpur dari banjir sebelumnya, sehingga aliran sungai tersumbat dan memicu genangan di sekitar sekolah dan permukiman warga.

Air naik dengan cepat sempat mengancam fasilitas sekolah, membuat guru dan siswa merasa khawatir. Beberapa warga segera mengevakuasi barang-barang penting ke tempat lebih tinggi.

Baca Juga |  Kepala Dinas Kesehatan Aceh dan Direktur RSUDZA Mengundurkan Diri

“Air sungai naik sangat cepat. Kami khawatir anak-anak dan fasilitas sekolah,” kata seorang guru SDIT yang enggan disebut namanya.

Banjir ini tidak hanya berdampak pada sekolah, tetapi juga pada rumah-rumah warga di bantaran sungai. Beberapa permukiman terendam lumpur dan air, memaksa masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Peristiwa banjir tercatat berlangsung pada pukul 08.00 WIB di Gampong Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga |  Bantuan Kemanusiaan dari P5J Mengalir ke Aceh

Penyebab utama banjir adalah hujan deras di hulu sungai yang memicu kenaikan debit air. Endapan lumpur dari banjir sebelumnya semakin menyumbat aliran, sehingga air meluap ke pemukiman dan sekolah.

Dampaknya, aktivitas belajar mengajar di SDIT sempat terganggu karena genangan air dan lumpur mengancam bangunan sekolah. Warga juga khawatir kerusakan bisa meluas apabila hujan berlanjut.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan tim tanggap darurat untuk membantu warga terdampak.

Selain evakuasi darurat, pemerintah mendorong normalisasi aliran Sungai Meureudu, termasuk pembersihan endapan lumpur agar risiko banjir susulan dapat diminimalisir. BPBD juga berjanji akan memantau kondisi cuaca dan memberikan peringatan dini melalui perangkat desa dan media lokal.

Baca Juga |  IAD Kejati Aceh Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gampong Jawa

Dengan langkah cepat ini, diharapkan dampak banjir terhadap sekolah dan masyarakat dapat diminimalisir, sehingga aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal secepat mungkin

 

Penulis Arju Na Fahlefi

Foto Soma Vin

Aliran sungai meureudu kembali mengalir ke Gampong Pante Geulima, terutama ke sekolah SDIT

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah

Daerah

Solidaritas Antar Daerah: Lombok Barat Bantu Korban Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Sapi Meugang dan Dana Pemulihan Segera Direalisasikan