Home / Daerah / Ekonomi Bisnis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:48 WIB

Bupati Aceh Utara Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mini Mall di Panton Labu

Bupati Ayahwa: Mini Mall Jadi Motor Ekonomi Perbatasan.(Foto:Dok)

Bupati Ayahwa: Mini Mall Jadi Motor Ekonomi Perbatasan.(Foto:Dok)

Aceh Utara — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM (Ayahwa), secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan mini mall yang akan menampung 72 unit toko di kawasan eks Terminal Bus Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kamis (7/8/2025). Proyek ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Aceh Utara dan Aceh Timur.

Seremoni peletakan batu pertama diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin ulama kharismatik Aceh Utara, Tgk. H. Muzakkir bin Abdullah atau Waled Lapang. Kegiatan ini turut dihadiri Sekda Aceh Utara Dr. A. Murtala, M.Si, anggota DPRK, pimpinan dinas terkait, unsur Muspika, Kapolsek Tanah Jambo Aye Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis, Danramil 14/TJA Kapten Inf Hariyanto, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga |  Putusnya Jembatan Tak Surutkan Aksi Kemanusiaan Mukarramah Fadhlullah

Dalam sambutannya, Bupati Ayahwa menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan eks terminal sebagai sentra aktivitas ekonomi.

“Kita berharap geliat usaha masyarakat akan tumbuh, dan ini menjadi bagian dari kebangkitan Aceh Utara di segala sektor,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak akan ada penggusuran bagi pedagang yang saat ini menempati lokasi. Pemerintah memberi pilihan sewa atau pembelian toko secara legal dan manusiawi.

“Tidak ada pengusiran. Toko ini bisa disewa atau dibeli oleh masyarakat. Kita ingin mendukung pedagang lokal agar memiliki tempat usaha yang layak,” tegasnya.

Baca Juga |  Dalam Kunker, Kapolda Aceh Pimpin Pembaretan 30 Bintara Remaja Satbrimob Polda Aceh

Pembangunan mini mall ini digarap oleh pengembang lokal PT Masra Indah Permai (MIP) yang dipimpin H. Mansuriady. Lokasinya berada di dekat Masjid Raya Pase, di persimpangan Jalan Tgk. Chik Di Tiro dan Jalan PLN, hanya beberapa meter dari jalur nasional Medan–Banda Aceh.

Konsep pertokoan akan ditata dalam blok-blok modern dengan empat kategori kepemilikan berdasarkan warna:

  • Hijau: Disewakan (18 unit)
  • Kuning: Dijual (18 unit)
  • Tosca: Dijual (18 unit)
  • Biru: Dijual khusus mini mall (18 unit)
Baca Juga |  Ketua PD IWO Subulussalam Mundur, Juliadi Bancin Ditunjuk Sebagai Pengganti Sementara

Pusat pertokoan ini akan dilengkapi area parkir, fasilitas listrik, air bersih, serta berada di sekitar fasilitas publik seperti masjid dan terminal. Konsepnya memadukan ruang usaha tradisional dengan mini mall modern untuk mendukung berbagai jenis UMKM.

Proyek ini juga mendapat dukungan pembiayaan dari Bank BSI, Bank Aceh Syariah, dan BCA bagi calon penyewa maupun pembeli.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan mendapat sambutan antusias dari warga. Para pelaku usaha setempat berharap keberadaan mini mall ini dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi Panton Labu sekaligus membuka peluang kerja baru di kawasan perbatasan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Plt Direktur PDAM Tirta Mountala Bersama Banleg DPRK Tinjau Lokasi Pembangunan WTP Seulimuem

Daerah

Kunjungan Kerja Kapolda Aceh Ke Polres Simeulue Disambut Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Daerah

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Daerah

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat Dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

Daerah

Perdana Sejak 2007, Pemkab Pidie Jaya Gelar Peusijuek untuk ASN Calon Haji

Daerah

BSI Aceh Gelar Media Gathering Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Daerah

BSI Aceh Masuk 5 Besar Bank Nasional, Perkuat Sinergi dengan Media

Daerah

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes