nusaone.id – Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh guna memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal. Dalam agenda tersebut, Mendagri didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah serta jajaran pemerintah daerah.
Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (21/2/2026) itu merupakan bagian dari tugas Mendagri selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera. Pemerintah pusat ingin memastikan penanganan pengungsi dan pemulihan infrastruktur dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Rangkaian kegiatan diawali di Kota Lhokseumawe dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman. Kehadiran Sekretaris Daerah Aceh dan Wali Kota Lhokseumawe menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi fase transisi pemulihan pascabencana.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Kabupaten Pidie Jaya. Bersama Bupati Sibral Malasyi, Mendagri dan Wagub Aceh meninjau langsung area persawahan yang sempat tertimbun material akibat banjir hidrometeorologi beberapa bulan lalu.
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan proses rehabilitasi sektor pertanian berjalan sesuai rencana. Mengingat sektor pertanian menjadi tumpuan utama perekonomian masyarakat setempat, percepatan normalisasi lahan dinilai sangat penting agar petani dapat kembali berproduksi.
Selain meninjau lahan pertanian, rombongan juga menyerahkan bantuan kepada pengungsi dari Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak.
Agenda dilanjutkan dengan peninjauan pengerjaan Jembatan Krueng Tingkeum – Jembatan Kuta Blang di Kabupaten Bireuen bersama Bupati Mukhlis. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
Menutup rangkaian kegiatan, Mendagri dan Wagub Aceh melaksanakan buka puasa bersama masyarakat di Gedung Area MTQ Pidie Jaya, dilanjutkan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Kebersamaan tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat di Bulan Suci Ramadhan.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam memastikan penanganan pengungsi serta percepatan pemulihan pascabencana berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, diharapkan Aceh dapat bangkit lebih cepat serta memulihkan seluruh sektor terdampak demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
(**)



















