Nusaone.id – Meureudu – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh bekerja sama dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menanam 300 bibit pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemulihan lingkungan pasca banjir sekaligus langkah preventif untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Kegiatan ini fokus pada rehabilitasi DAS yang menjadi jalur utama aliran air, di mana wilayah tersebut rentan terhadap banjir dan longsor. Penanaman pohon diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan dan meminimalisir dampak bencana di kemudian hari.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, ikut serta menanam bibit pohon dan mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kita berharap lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat lebih terlindungi dari dampak bencana alam.”
Turut hadir Kepala Dinas DLHK Aceh, A. Hanan; Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi; Dandim 0102/Pidie–Pidie Jaya, Letkol Inf Abdulhadi; Ketua DPRK Pidie Jaya, Akadir Jailani; serta Kajari Pidie Jaya yang diwakili Kasi Intel Hafrizal.
Selain aparat keamanan dan pemerintah daerah, kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat serta Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Pidie Jaya, Syukri Hitam; Kapolsek Meurah Dua, Iptu Jailani; Danramil 28 Meurah Dua, Kapten Inf Ferijal; Camat Meurah Dua, Iskandar; Keuchik Gampong Seunong; dan personel Polhut Pidie Jaya.
Program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana.
DLHK Aceh menyebutkan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi bencana alam.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, pemulihan lingkungan pasca banjir di Pidie Jaya diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.


















