Aceh Besar -Nusaone.id – Nasib malang menimpa seorang wanita muda berinisial Ss (22), warga Neusu Aceh. Ia bersama rekannya menjadi korban begal di wilayah Gunung Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Perkiraan jumlah pembegal mencapai delapan orang.
Putra (23), kerabat korban, mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu (21/01/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban dan rekannya baru saja pulang dari objek wisata Pantai Lampuuk, Aceh Besar, dan sedang melintas di Gunung Mata Ie melalui jalan pintas yang biasa digunakan warga.
“Tiba-tiba saat sedang menanjak, kami diikuti oleh delapan orang yang naik empat sepeda motor. Awalnya mereka bertanya mau kemana, tapi kemudian langsung mengeluarkan pisau dan menyuruh berhenti,” ujar Putra kepada wartawan pada Kamis (22/01/2026) pukul 01.00 WIB.
Setelah korban berhenti, para pelaku mengancam dan meminta mereka mengikuti ke semak-semak tidak jauh dari jalan. “Jangan menjerit, ikuti perintah kami,” ujar salah satu pelaku. Setelah itu, mereka mengambil ponsel iPhone dan uang tunai milik korban.
Namun, pelaku tidak mengambil kendaraan korban dan langsung melarikan diri ke arah Gampong Keudeh Bieng. Total kerugian yang ditanggung korban mencapai Rp 17 juta.
Keluarga korban sudah menghubungi pihak kepolisian secara lisan dan berencana melaporkan secara resmi keesokan harinya.
“Kami berharap pemerintah dapat memasang penerangan jalan di lokasi tersebut agar tidak gelap, sehingga tidak ada lagi kesempatan bagi orang yang ingin melakukan kejahatan,” tegas Putra


















