PIDIE JAYA —nusane.id Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh melalui Bidang Literasi melaksanakan kegiatan trauma healing berbasis literasi bagi anak-anak korban bencana alam di Camp Pengungsian Desa Groung-Groung Capah, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana serta menghadirkan suasana aman dan menyenangkan di lingkungan pengungsian.

Berbagai aktivitas literasi dilakukan dalam kegiatan tersebut, seperti membaca buku cerita, mendongeng, permainan edukatif, menggambar, dan menulis sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak.
Salah satu pendamping kegiatan, Mursyidah, S.Pd., M.Pd., turut memberikan pendampingan langsung kepada anak-anak dengan pendekatan edukatif dan penuh empati.
Menurut Mursyidah, pendekatan literasi sangat efektif dalam membantu anak-anak mengekspresikan perasaan serta mengurangi tekanan psikologis pascabencana.
“Melalui kegiatan literasi yang menyenangkan, anak-anak bisa kembali ceria dan merasa diperhatikan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias dan aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dipandu oleh para pendamping literasi.
Para orang tua serta relawan di camp pengungsian menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pendampingan serupa dapat terus dilakukan.
IGI Aceh berharap kegiatan trauma healing berbasis literasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan psikososial anak-anak korban bencana sekaligus memperkuat peran guru dalam aksi kemanusiaan.


















