Home / Daerah / Headline / News

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:10 WIB

Ketua Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif terhadap Warga saat Konvoi

Banda Aceh- Sejumlah  personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang mengikuti konvoi di Aceh Utara, Kamis (25/12/2025). Konvoi tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda yang menyuarakan kekecewaan atas penanganan bencana di Aceh oleh pemerintah pusat.

Dalam aksi tersebut, massa membawa atribut bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Konvoi berlangsung secara bergerak dan menjadi bagian dari rangkaian unjuk rasa yang juga terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Timur, hingga Aceh Utara.

Baca Juga |  SPPG Polres Pidie Jaya Resmi Diluncurkan, Wujud Kepedulian terhadap Gizi Anak

Muzakkir, menyayangkan adanya dugaan tindakan represif aparat dalam mengawal dan membubarkan konvoi tersebut. Menurutnya, pendekatan keamanan seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis, bukan kekerasan.

Baca Juga |  Wagub Aceh Gerak Cepat Tangani Banjir Aceh Tamiang, Logistik dan Layanan Warga Dipastikan Aman

“Tidak seharusnya aparat menggunakan senjata atau alat yang berpotensi melukai warga. Aspirasi masyarakat seharusnya direspons dengan dialog, bukan intimidasi,” ujar Muzakkir.

Dugaan kekerasan tersebut turut diperkuat dengan beredarnya sebuah video di media sosial Instagram yang menampilkan sosok yang diduga oknum TNI menggunakan koper senjata untuk memukul warga. Video tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat dan memicu keprihatinan berbagai pihak.

Baca Juga |  Pelayanan RSZA DI Sorot, Pasien Keluhkan Lambatnya Koordinasi dan Etika.

Aksi konvoi dan unjuk rasa ini diduga merupakan ekspresi kekecewaan masyarakat Aceh terhadap penanganan bencana alam yang dinilai lamban dan belum menyentuh kebutuhan dasar warga terdampak. Massa juga mendesak pemerintah pusat agar menetapkan kondisi bencana di Aceh sebagai bencana nasional guna mempercepat penanganan dan pemulihan.

Share :

Baca Juga

News

Rutan Kelas IIB Banda Aceh Matangkan Persiapan Ramadan, Jam Kunjungan Diatur

Daerah

Program Dianmas STIK 83/WPS, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Polres Aceh Besar Bersama Polda Aceh dan TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal Di Aliran Sungai Siron

Daerah

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Saweu Sikula dan Trauma Healing di Sigli

Daerah

Dukung Masa Transisi Bencana, Polres Pidie Jaya Perkenalkan E-Learning Polri Mengajar

Daerah

Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Presiden Prabowo untuk Sapi Meugang Korban Bencana

Daerah

Tanggap Darurat Bencana Tahap Tiga Berakhir, Pidie Jaya Masuki Masa Transisi 90 Hari

Daerah

Bupati Sibral Tetapkan Masa Transisi, Targetkan Rehabilitasi Terarah