Pidie ( Nusaone.id)– Ratusan mahasiswa bersama masyarakat di Kabupaten Pidie menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Pidie. Mereka menilai di bawah kepemimpinan Bupati Pidie, rakyat semakin terhimpit dalam kemiskinan, sementara pejabat semakin kaya dengan praktik korupsi yang merajalela.
Dalam aksi yang digelar di pusat kota, massa membawa poster dengan tulisan sindiran keras, salah satunya berbunyi: “Orang miskin sabar terus, tapi pejabatnya korupsi terus.”
Para pengunjuk rasa mendesak Bupati Pidie agar tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat kecil. Mereka menuding pemerintah daerah gagal dalam mengawasi anggaran dan membiarkan praktik-praktik korupsi tumbuh subur.
“Bupati harus berani bersih-bersih pejabat yang terindikasi korupsi. Jangan hanya duduk di kursi kekuasaan tanpa keberpihakan pada rakyat,” tegas salah satu orator.
Selain isu korupsi, massa juga menyoroti maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal di Kecamatan Geumpang, Kecamatan Mane, dan Kecamatan Tangse. Aktivitas tambang ini dinilai sudah sangat meresahkan, merusak lingkungan, serta memperkaya segelintir orang sementara rakyat sekitar tidak mendapatkan manfaat apa-apa.
“Tambang emas ilegal semakin marak, tapi aparat penegak hukum seolah mandul. Bupati Pidie juga seakan membiarkan, tanpa ada langkah konkret menutup tambang-tambang yang jelas-jelas melanggar hukum dan merusak alam,” tambah seorang mahasiswa.
Massa menegaskan, jika Bupati Pidie dan aparat penegak hukum terus abai, maka kepercayaan rakyat akan semakin hilang. Mereka berjanji akan terus melakukan aksi hingga pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat dan lingkungan, bukan pada kepentingan pejabat serta kelompok tambang ilegal.
Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian. Laporan ( Yudna)


















