Home / Daerah / Headline / News

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:33 WIB

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, 6 Februari 2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit  jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Baca Juga |  Pemulihan Pascabencana Pidie Jaya Jadi Fokus Kunjungan Wapres Gibran

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base.  Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Baca Juga |  Dinas Sosial Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir di Aceh Jaya

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

Baca Juga |  Tak Hanya Anggota, Kapolres Pidie Jaya Juga Ikut Tes Urine untuk Perangi Narkoba

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

 

 

Share :

Baca Juga

News

‎Kapolres Pidie Serahkan Bantuan kepada Korban Puting Beliung di Kota Sigli

News

‎Kapolres Pidie Serahkan Bantuan untuk Imam Meunasah Korban Kebakaran di Peukan Baro ‎ ‎Pidie – Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., mengunjungi secara langsung warga An. Tgk. Ilyas yang rumahnya tertimpa musibah kebakaran di Gampong Jurong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Jumat (22/5/2026). ‎ ‎Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas Polres Pidie AKP Aiyub Sami dan Kapolsek Peukan Baro AKP Kusman, S.E., serta turut dihadiri Camat Peukan Baro Iswadi, personel Polsek Peukan Baro, personel Koramil 06 Peukan Baro, dan staf Polres Pidie. ‎Selain meninjau kondisi lokasi pasca kebakaran, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak berupa beras, telur, minyak goreng dan mieinstan. ‎ ‎AKBP Jaka Mulyana menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. ‎ ‎“Kehadiran kami di sini sebagai wujud empati dan kepedulian Polres Pidie terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban kebakaran,” ujar Kapolres. ‎ ‎Kapolres juga mengimbau agar seluruh pihak, termasuk aparatur gampong, terus berkoordinasi untuk membantu pemulihan kondisi warga terdampak. ‎ ‎Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polres Pidie untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan sosial dan kemanusiaan saat warga membutuhkan. ‎ ‎

Daerah

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

Daerah

Polda Aceh dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Aceh Tanda Tangan Perjanjian Kerja Sama

Daerah

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian

Headline

Pidie Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Jelang Idul Adha 1447 H

Daerah

‎Kapolres Pidie Serahkan Bantuan untuk Imam Meunasah Korban Kebakaran di Peukan Baro

Daerah

‎Polres Pidie Cek Jalur Alternatif Jelang Perbaikan dan penutupan Jembatan Krueng Teupin Raya