nusaone.id – Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, melantik dan mengambil sumpah/janji 4.336 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu. Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat birokrasi dan pelayanan publik daerah.
Pelantikan massal ini mencakup Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024, PPPK Paruh Waktu, pengangkatan CPNS menjadi PNS, serta pengangkatan jabatan fungsional. Ribuan ASN mengikuti prosesi dengan tertib dan khidmat.

Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalisme bagi seluruh ASN yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Bupati, penguatan sumber daya manusia aparatur sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pelayanan publik, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis pemerintahan di Kabupaten Pidie Jaya.
Prosesi pelantikan turut dirangkaikan dengan zikir dan doa bersama yang diikuti seluruh ASN. Kegiatan ini mencerminkan penguatan nilai spiritual aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pelantikan tersebut juga memiliki makna penting di tengah upaya pemulihan daerah pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya. ASN diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemulihan dan pembangunan daerah.
Kepala BKPSDM Pidie Jaya, Helmi, S.STP., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional di bidang manajemen ASN yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN beserta regulasi turunannya.
Selain itu, dilakukan pula pengangkatan jabatan fungsional sebanyak 11 orang, serta pengangkatan 1 orang CPNS menjadi PNS dari formasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Adapun rincian ASN yang dilantik terdiri atas PPPK Tahap II Formasi 2024 sebanyak 13 orang, yang meliputi 1 tenaga teknis dan 12 tenaga kesehatan.
Sementara itu, PPPK Paruh Waktu yang dilantik berjumlah 3.311 orang, dengan rincian 971 tenaga teknis, 1.155 tenaga kesehatan, dan 1.185 tenaga guru yang akan memperkuat berbagai unit pelayanan publik.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap birokrasi daerah semakin profesional, adaptif, dan responsif, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
(Forkopimda)



















