Home / News

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:57 WIB

Pemkab Pidie Jaya Gelar Pengajian Bulanan untuk Tingkatkan Pemahaman Syariat Islam

Nusaone.id | PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam kembali menggelar Pengajian Rutin Bulanan bersama ulama kharismatik Abu Mudi di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman keagamaan di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Pengajian itu dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK, Kabag Setdakab, Kepala Sekretariat LKA/LKD, serta seluruh ASN, P3K, dan P3K Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga |  Jaksa Masuk Dayah Hadir di Dayah Bustanul Ulum Alue Pinang, Edukasi Hukum dan Literasi Keuangan Syariah untuk Santri

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mengatakan pengajian rutin bulanan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan spiritual dan pemahaman syariat Islam yang benar.

“Pengajian ini menjadi wadah belajar bersama, memperdalam ilmu agama, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat besar bagi aparatur pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sesuai tuntunan syariat,” ujar Sibral Malasyi.

Dalam tausiyahnya, Abu Mudi menyampaikan berbagai persoalan keagamaan dan membuka sesi tanya jawab bersama peserta. Materi yang dibahas meliputi hukum salat, hukum mubah dan sunat, ukuran kemampuan dalam ibadah, persoalan nazar, hingga hukum dan ketentuan qurban sesuai syariat Islam.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Kunjungi Anak Bibir Sumbing, Hadirkan Harapan Lewat Operasi Gratis

Selain itu, Abu Mudi juga menjelaskan syarat hewan qurban yang sah menurut syariat, mulai dari jenis hewan, usia, kondisi fisik, kepemilikan, hingga waktu penyembelihan yang sesuai ketentuan agama.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah agar menjadikan ilmu yang diperoleh dari pengajian sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengelolaan Keuangan Polri

“Jangan hanya hadir mendengar, tetapi jadikan ilmu yang didapat sebagai pedoman dalam bekerja, bermasyarakat, dan beribadah agar membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam menyatakan pengajian tersebut akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Jumat ketiga setiap bulan sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan berkelanjutan. Pemerintah berharap kegiatan itu menjadi ruang dialog ilmiah antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan umat sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai syariat Islam di Kabupaten Pidie Jaya.

 

(Forkopimda)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

‎Kapolres Pidie Serahkan Bantuan untuk Imam Meunasah Korban Kebakaran di Peukan Baro

Daerah

‎Polres Pidie Cek Jalur Alternatif Jelang Perbaikan dan penutupan Jembatan Krueng Teupin Raya

Daerah

Putra Daerah Jadi Pilihan, PSI Tunjuk Rival Amiruddin di Aceh

Daerah

Pangdam IM Resmi Tutup TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang

Nasional

Fadhlullah Bahas Percepatan Pemulihan Aceh Bersama Mendagri dan Satgas PRR

Daerah

Penerimaan Akpol di Polda Aceh, 76 Calon Taruna dan Taruni Ikuti Ujian Kemampuan Jasmani

Daerah

Terkait Terbakarnya Fakultas Pertanian USK, Polresta Banda Aceh Selidiki Motifnya

Daerah

‎Kapolres Pidie Serahkan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung di Kota Sigli