Banda Aceh — Perayaan Maulid Raya dan Festival Kebudayaan mengusung tema Gerakan Kebudayaan Indonesia (GAYAIN), mulai 24-26 November 2025, di lapangan Blang Padang di padati dengan masyarakat Aceh
Sisa gelaran Maulid Raya Festival ada yang menarik perhatian peserta acara da masyarakat yang sering memakai lapangan untuk berolah raga pagi dan sore hari yaitu tentang SAMPAH.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari gelas plastik, bungkus makanan, hingga material dekorasi, mulai berserakan di tengah arena lapangan
Hal ini menjadi perhatian bagi masyarakat Aceh yang sangat mencolok, karena apapun acaranya kalau menyangkut dengan sampah sangat mengganggu sekali
Dalam hal ini Kepala Dinas KLH Kota Banda Aceh Hamdani , berusaha menerjunkan anggota dan armadanya untuk stanbay dan sigap dalam pembersihan area
Hamdani juga tidak segan segan untuk langsung turun memantau dan ikut serta dalam membersihkan lokasi kegiatan pasca acara Perayaan Maulid Raya.
”Alhamdulillah acara ini telah berjalan dengan sukses, kami dari Dinas KLH langsung sigap turun membersihkan lokasi acara. Kami mengerahkan 80 anggota dan 4 mobil yang kami stanby kan di lokasi.” Kata Hamdani.
Ia juga mengatakan, kami akan bekerja maksimal bila perlu saya akan mengintruksikan anak buah saya untuk bekerja secara rutin untuk membersihkan arena acera , maupun dan dimanapun yang masih ada penumpukan sampah
” Kami berharap masyarakat sadar dan mengerti kebersihan adalah sebagian dari iman , jadi tolong kita saling menjaga kebersihan untuk kesehatan anak cucu kita , lanjut Hamdani
Persoalan sampah pasca-acara semacam ini sering menjadi catatan dalam berbagai kegiatan publik. Meski festival berlangsung sukses dan menarik banyak pengunjung, penanganan akhir kegiatan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.


















