Home / Daerah / Headline / News

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:54 WIB

Personel Koramil 08/SN, Yonif TP 854/DK dan warga gotong royong bangun jembatan gantung Silih Nara Aceh Tengah

Aceh Tengah – Pembangunan jembatan “Gantung Langit” di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga 25 Januari 2026, progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 39 persen. Fokus pekerjaan yang sedang dilaksanakan adalah pengecoran pondasi pada titik A2, yang merupakan salah satu bagian penting dalam menopang konstruksi jembatan gantung.

Pembangunan jembatan gantung ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari anggota Koramil 08/Silih Nara, personel Yonif TP 854/Dharma Kersaka serta  masyarakat Desa Burni Bius yang secara sukarela turut ambil bagian dalam proses pembangunan. Keterlibatan berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Baca Juga |  Bantu Pemulihan Pascabanjir, Kapolres Pidie Jaya Teken Prasasti Sumur Bor

Keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Prajurit di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam kegiatan sosial dan pembangunan desa. Antusiasme dan semangat warga yang dengan penuh kesadaran ikut membantu proses pengerjaan jembatan, meskipun harus bekerja di medan yang cukup menantang.

Pembangunan jembatan gantung ini sangat penting bagi masyarakat Desa Burni Bius. Koramil 08/Silih Nara akan terus membantu, mendampingi dan memantau agar pekerjaan berjalan lancar, aman, serta sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga |  Astana Think Thank Forum 2025 Angkat Isu Reformasi Tata Kelola Global, Kazakhstan Dorong Dialog Internasional

Sementara itu, Danramil 08/Silih Nara, Kapten Inf Subekti, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan hingga proyek pembangunan jembatan selesai sepenuhnya. Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan gantung tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi sarana penghubung yang efektif bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses sosial dan pendidikan.

“Dengan adanya jembatan gantung ini, kami berharap masyarakat Desa Burni Bius dapat merasakan manfaat langsung berupa kemudahan akses dan peningkatan kesejahteraan. Kami juga mengajak seluruh pihak, baik instansi terkait maupun masyarakat, untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong sampai pembangunan jembatan ini rampung,” kata Kapten Inf Subekti.

Baca Juga |  IWO Aceh Gelar Maulid Nabi, Jadi Ajang Silaturahmi Wartawan di Era Digital

Pembangunan jembatan gantung “Gantung Langit” ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah bersama TNI dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan, khususnya di wilayah terpencil. Diharapkan, setelah selesai dibangun, jembatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Burni Bius serta wilayah sekitarnya.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Daerah

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat Dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

News

Penguatan Organisasi: Ketua PW Iwo Aceh Tiba di Pidie Jaya dan Laksanakan Pertemuan di Meureudu

News

Kunjungan Kerja PW IWO Aceh ke Pidie Jaya, Perkuat Silaturahmi dan Hadiri Acara Khitanan

Daerah

Perdana Sejak 2007, Pemkab Pidie Jaya Gelar Peusijuek untuk ASN Calon Haji

Daerah

BSI Aceh Gelar Media Gathering Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Daerah

BSI Aceh Masuk 5 Besar Bank Nasional, Perkuat Sinergi dengan Media

News

Ketua PW IWO Aceh Chairan Manggeng Bertemu “Star Boys” di Tanjung Priok