PIDIE JAYA – nusaone.id.
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya terus mendapat perhatian serius dari panitia daerah. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para kafilah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya melalui rapat koordinasi antara Liaison Officer (LO) SKPK dan LO Relawan/Pramuka pada Senin, 3 November 2025, menetapkan sistem pengawasan penuh selama 24 jam di setiap pemondokan.

Berdasarkan hasil rapat, LO dari unsur SKPK akan bertugas mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, sedangkan LO relawan atau pramuka bertugas malam hari, yakni dari pukul 19.00 hingga 07.00 WIB. Pembagian waktu ini bertujuan agar seluruh kegiatan dan kebutuhan kafilah di pemondokan dapat terpantau secara berkesinambungan.
Setiap LO diwajibkan membuat dua video pendek berdurasi satu menit yang merekam aktivitas kafilah — satu video saat mulai piket dan satu lagi sebelum meninggalkan lokasi. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari laporan kegiatan harian kepada panitia utama MTQ.
Selain pembagian tugas, rapat juga membahas dukungan logistik yang disediakan oleh Pemkab Pidie Jaya. Ditegaskan bahwa kendaraan roda empat yang diberikan kepada kafilah hanya akan diisi bahan bakar penuh satu kali hingga MTQ berakhir. Pengisian berikutnya menjadi tanggung jawab masing-masing kafilah, dan hal ini wajib disampaikan oleh LO kepada ketua kafilah.
Untuk kebutuhan air bersih, pemerintah daerah menyubsidi sebanyak 4.000 liter per hari atau setara dua politank bagi setiap pemondokan. Bila kebutuhan melebihi batas tersebut, maka tanggung jawab beralih kepada pemilik rumah pemondokan.
Rapat juga menegaskan bahwa kekurangan fasilitas MCK dan plastik sampah tambahan merupakan tanggung jawab pemilik rumah. Sementara itu, Pemkab Pidie Jaya hanya menyalurkan satu karung plastik sampah berkapasitas 3.000 liter per hari bagi tiap pemondokan.
Melalui hasil rapat ini, Pemkab Pidie Jaya berharap koordinasi antara LO SKPK dan LO Relawan/Pramuka semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah. Dengan pengawasan yang terjadwal dan disiplin, diharapkan suasana pemondokan tetap bersih, tertib, dan nyaman selama pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya.

















