Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Selasa, 4 November 2025 - 07:47 WIB

Petugas MTQ XXXVII Kawal Kegiatan Kafilah 24 Jam di Pemondokan

PIDIE JAYA – nusaone.id.

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya terus mendapat perhatian serius dari panitia daerah. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para kafilah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya melalui rapat koordinasi antara Liaison Officer (LO) SKPK dan LO Relawan/Pramuka pada Senin, 3 November 2025, menetapkan sistem pengawasan penuh selama 24 jam di setiap pemondokan.

Berdasarkan hasil rapat, LO dari unsur SKPK akan bertugas mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, sedangkan LO relawan atau pramuka bertugas malam hari, yakni dari pukul 19.00 hingga 07.00 WIB. Pembagian waktu ini bertujuan agar seluruh kegiatan dan kebutuhan kafilah di pemondokan dapat terpantau secara berkesinambungan.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Lepas 855 Personel BKO untuk Penanggulangan Banjir dan Longsor

 

Setiap LO diwajibkan membuat dua video pendek berdurasi satu menit yang merekam aktivitas kafilah — satu video saat mulai piket dan satu lagi sebelum meninggalkan lokasi. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari laporan kegiatan harian kepada panitia utama MTQ.

 

Selain pembagian tugas, rapat juga membahas dukungan logistik yang disediakan oleh Pemkab Pidie Jaya. Ditegaskan bahwa kendaraan roda empat yang diberikan kepada kafilah hanya akan diisi bahan bakar penuh satu kali hingga MTQ berakhir. Pengisian berikutnya menjadi tanggung jawab masing-masing kafilah, dan hal ini wajib disampaikan oleh LO kepada ketua kafilah.

Baca Juga |  DS Sebarkan Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama Lewat Media Sosial, Kini Diamankan di Polda Aceh

 

Untuk kebutuhan air bersih, pemerintah daerah menyubsidi sebanyak 4.000 liter per hari atau setara dua politank bagi setiap pemondokan. Bila kebutuhan melebihi batas tersebut, maka tanggung jawab beralih kepada pemilik rumah pemondokan.

 

Rapat juga menegaskan bahwa kekurangan fasilitas MCK dan plastik sampah tambahan merupakan tanggung jawab pemilik rumah. Sementara itu, Pemkab Pidie Jaya hanya menyalurkan satu karung plastik sampah berkapasitas 3.000 liter per hari bagi tiap pemondokan.

Baca Juga |  Ketua TP PKK Aceh Resmikan Rumah Pilar Sosial

 

Melalui hasil rapat ini, Pemkab Pidie Jaya berharap koordinasi antara LO SKPK dan LO Relawan/Pramuka semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah. Dengan pengawasan yang terjadwal dan disiplin, diharapkan suasana pemondokan tetap bersih, tertib, dan nyaman selama pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Picu Korban Jiwa, Aktivitas Biji Besi di Abdya Diminta Dihentikan

Daerah

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Silaturrahim Adalah Fondasi Utama Dalam Membangun Organisasi

Daerah

Bangun Sinergi, RAPI Aceh Besar dan Pidie Jaya Diskusikan Langkah Strategis

Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah, Fadhlullah Dampingi Fadli Zon Bantu Warga Huntara dan Anak Yatim

Daerah

Hasil Riset Hukum, Kampus UIN Ar-Raniry Masuk Dalam Peringkat 2, Airlangga Posisi Pertama Nasional

Daerah

Perkuat Sinergi, Ketua PW IWO Aceh Sambangi Kantor PD IWO Aceh Barat

Daerah

Residivis Pencurian di Sejumlah Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Daerah

Polresta Banda Aceh Sampaikan Klarifikasi Terkait Penanganan Kasus Pencurian di Warkop Muda Kopi