Meureudu — nusaone.id
Polres Pidie Jaya terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan pascabencana banjir dengan melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan fasilitas pendidikan di wilayah hukumnya.
Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Meurah Dua, Gampong Meunasah Jurong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Pembersihan difokuskan pada sarana pendidikan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu mengatakan bahwa sekolah menjadi prioritas utama pemulihan karena berkaitan langsung dengan masa depan anak-anak.
“Untuk tahap awal, pembersihan kita fokuskan di lingkungan sekolah agar anak-anak dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin. Turut hadir Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasat Samapta IPTU Ramli, Kepala Sekolah SDN 3 Meurah Dua, personel Polres dan Polsek Meurah Dua, personel BKO Brimob Polda Aceh, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, pembersihan didukung berbagai peralatan, seperti excavator mini, dump truck, gerobak pengangkut sampah, sekop, cangkul, sapu, plangki, plastik sampah, ember, wiper lantai, mesin pompa air, dan mobil Armoured Water Cannon (AWC) untuk suplai air bersih.
Pemulihan pascabencana ini difokuskan pada pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas penunjang lainnya agar dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai sarana pendidikan.
Selain kegiatan pembersihan, Kapolres Pidie Jaya juga memberikan motivasi kepada para siswa dan dewan guru agar tetap semangat dan optimistis dalam menjalani aktivitas belajar mengajar pascabencana.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
(Humas Polres Pijay)



















