nusaone.id – Pidie Jaya – Ribuan jamaah memadati Masjid Iskandar Muda, Gampong Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam pelaksanaan shalat Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat, Sabtu (21 Maret 2026).
Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan telah berdatangan untuk melaksanakan shalat Id bersama, memenuhi ruang utama hingga ke bagian dalam masjid.

Bertindak sebagai khatib, H. Tgk Khalili Jinieb menyampaikan khutbah yang sarat makna tentang hakikat kebahagiaan hidup manusia dalam ajaran Islam.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari materi, melainkan dari kedekatan kepada Allah SWT serta keikhlasan dalam menjalani kehidupan.
Ia juga mengingatkan jamaah tentang perpisahan dengan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, yang belum tentu dapat kembali dirasakan pada tahun mendatang.
“Ramadhan telah pergi, dan kita tidak tahu apakah masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali. Maka jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, Tgk Khalili menjelaskan bahwa manusia akan melewati enam tahapan alam kehidupan, yakni alam kandungan, alam dunia, alam barzah, alam kebangkitan, alam nizam (perhitungan), serta alam akhir berupa surga atau neraka.
Menurutnya, pemahaman terhadap tahapan tersebut penting agar manusia tidak terlena dengan kehidupan dunia yang bersifat sementara.
“Dunia ini hanyalah tempat singgah, sedangkan kehidupan yang kekal adalah di akhirat. Maka persiapkan bekal dengan amal ibadah,” tambahnya.
Khatib juga mengajak jamaah untuk mempertahankan amalan baik yang telah dilakukan selama Ramadhan agar tetap istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana shalat Idulfitri berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, dengan jamaah yang memadati hampir seluruh area masjid.
Panitia Masjid Iskandar Muda Kuta Batee, Gampong Manyang Lancok, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” ujar panitia.
Momentum Idulfitri ini diharapkan menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.
Penulis & foto Arju Na Fahlefi
Ramadhan telah pergi, dan kita tidak tahu apakah masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali. Maka jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri,” ujarnya di hadapan jamaah.


















