Home / Daerah / Headline / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Senin, 5 Januari 2026 - 12:03 WIB

Sebulan Sepuluh Hari Pascabanjir, Rumah Warga dan Meunasah Krueng Baroh di Pidie Jaya Belum Dinormalisasi

Pidie Jaya – nusaone.id

Sebulan sepuluh hari pascabanjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), proses pemulihan di sejumlah gampong terdampak masih belum tuntas. Kondisi tersebut terlihat di Meunasah Krueng Baroh, Gampong Manyang Cut, serta akses jalan menuju Kantor Keuchik Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, yang hingga kini masih terimbun lumpur sisa banjir.

Pantauan di lapangan menunjukkan, banyak rumah warga di sekitar Meunasah Krueng Baroh masih dipenuhi lumpur dan material banjir. Situasi serupa juga terjadi di beberapa titik lain di Kecamatan Meureudu, sehingga aktivitas masyarakat belum dapat kembali normal.

Baca Juga |  Ketua Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif terhadap Warga saat Konvoi

Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum seperti meunasah dan jalan lingkungan juga masih terdampak. Lumpur yang mengering saat cuaca panas menimbulkan debu beterbangan dan dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Baca Juga |  Wagub Aceh Tunjukkan Komitmen Pendidikan, Rektor USK Beri Apresiasi

Warga setempat mengeluhkan lambatnya proses pembersihan dan normalisasi pascabanjir. Mereka berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan penanganan secara menyeluruh, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk dan fasilitas ibadah.

“Rumah warga di sekitar meunasah masih banyak yang tertimbun lumpur. Sudah lebih sebulan sepuluh hari, tetapi belum ada normalisasi secara menyeluruh,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga |  Sinergi Polri dan Bhayangkari, Bantuan Disalurkan untuk Korban Banjir Pidie Jaya

Masyarakat mendesak agar normalisasi segera dilakukan agar lingkungan kembali bersih, aktivitas ibadah dan sosial dapat berjalan normal, serta risiko munculnya penyakit pascabanjir dapat diminimalkan.

Hingga berita ini diturunkan, warga di sejumlah gampong terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya masih menunggu langkah konkret pemerintah dalam penanganan pascabanjir.

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Daerah

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat Dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

News

Penguatan Organisasi: Ketua PW Iwo Aceh Tiba di Pidie Jaya dan Laksanakan Pertemuan di Meureudu

News

Kunjungan Kerja PW IWO Aceh ke Pidie Jaya, Perkuat Silaturahmi dan Hadiri Acara Khitanan

Daerah

Perdana Sejak 2007, Pemkab Pidie Jaya Gelar Peusijuek untuk ASN Calon Haji

Daerah

BSI Aceh Gelar Media Gathering Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Daerah

BSI Aceh Masuk 5 Besar Bank Nasional, Perkuat Sinergi dengan Media

News

Ketua PW IWO Aceh Chairan Manggeng Bertemu “Star Boys” di Tanjung Priok