Nusaone.id | Aceh Tengah -Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Gerindra, Marlyn Maisarah, yang merupakan istri Menteri Luar Negeri RI Sugiono, tiba di Bandara Rembele, Bener Meriah, Aceh, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di Aceh, khususnya wilayah tengah.
Kehadiran Marlyn Maisarah didampingi Staf Khusus Mensesneg, Fadli Tri Hartono, membawa harapan baru bagi warga yang terisolir akibat bencana alam. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan pokok, obat-obatan, serta pakaian, sebagai respons cepat atas krisis bencana yang menyebabkan sejumlah wilayah terisolir dan kekurangan suplai logistik penting.
Marlyn Maisarah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan melalui jalur udara, mengingat banyak kawasan sulit diakses melalui darat. “Kami akan terus upayakan agar bantuan dan evakuasi bisa berjalan bersamaan menggunakan jalur udara bila memungkinkan, sehingga warga terdampak tidak harus menunggu lebih lama,” ujar Marlyn.
Selain distribusi logistik, pesawat yang digunakan untuk kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevakuasi sejumlah warga luar Aceh yang berada di wilayah tengah dan terisolir akibat bencana. Evakuasi dilakukan sebagai langkah penyelamatan cepat mengingat keterbatasan akses transportasi darat dan kondisi psikologis warga yang memerlukan perlindungan.
Dalam kunjungannya, Marlyn Maisarah mendengarkan laporan langsung dari Dandim 0106 Aceh Tengah, Kapolres Bener Meriah, dan Wakil Bupati Bener Meriah tentang situasi terkini dan kebutuhan mendesak di lapangan. Informasi tersebut akan menjadi dasar koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait.
Fadli Tri Hartono memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat dan lembaga terkait sudah berjalan, termasuk untuk mempercepat mobilisasi bantuan, operasi kemanusiaan, dan evakuasi. Marlyn Maisarah juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi situasi sulit ini.
Dengan langkah cepat dan strategi distribusi serta evakuasi berbasis udara, diharapkan penanganan darurat dapat menjangkau wilayah terpencil lebih efektif, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga terdampak yang membutuhkan relokasi segera.

















