Home / News

Kamis, 9 April 2026 - 11:45 WIB

Bukan Momen Perayaan, Pelantikan Pejabat Pidie Jaya Berubah Jadi Aksi Tanggap Darurat Banjir

nusaone.id – Pidie Jaya– Sebanyak 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya resmi dilantik oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME pada Rabu (8/4) malam. Alih-alih bersuka cita merayakan amanah baru, hari pertama mereka bertugas justru langsung diuji oleh situasi darurat: banjir besar yang melanda dua kecamatan utama di wilayah ini, yaitu Meureudu dan Meurah Dua.

Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB, berbarengan dengan berlangsungnya acara pelantikan. Hujan deras yang turun terus-menerus menyebabkan debit air di Sungai Krueng Meureudu meningkat drastis hingga meluap dan membuat tanggul jebol di beberapa titik, sehingga air bah dengan cepat merangsek masuk ke pemukiman warga.Akibatnya, setidaknya 13 desa di kedua kecamatan tersebut terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi antara 40 hingga 150 sentimeter. Dampak banjir tidak hanya dirasakan warga yang rumahnya tergenang, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas karena jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh ikut terendam air.

Baca Juga |  BSI Aceh Laksanakan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa

Merespons kondisi tersebut, Bupati Sibral Malasyi yang baru saja melantik para pejabat langsung mengerahkan seluruh jajarannya untuk turun ke lapangan guna membantu penanganan bencana. “Ini adalah ujian nyata bagi para pejabat yang baru saja dilantik. Jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat, terutama di saat kesulitan seperti ini,” ujar Sibral di sela-sela meninjau lokasi banjir, Kamis (9/4) pagi.

Para pejabat yang baru bertugas langsung dibagi ke dalam beberapa tim kerja untuk menyasar lokasi terdampak. Mereka bekerja sama dengan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta aparat desa untuk melakukan evakuasi warga, mendirikan posko darurat, menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, serta memantau kondisi air secara berkala guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Baca Juga |  Dekatkan Hati Lewat Layanan Kesehatan, Satgas Yonif 112/DJ Gelar Pengobatan Gratis di Puncak Jaya

Di Kecamatan Meurah Dua, desa yang terdampak banjir antara lain Pante Beurne, Dayah Husen, Meunasah Mancang, Meunasah Raya, Meunasah Bie, Beuringin, Dayah Kruet, Blang Cut, dan sebagian wilayah Gampong Geunteng. Sementara itu, di Kecamatan Meureudu, air merendam Meunasah Lhok, Lhok Nga, Dayah U Paneut, Mesjid Tuha, Beurawang, Mayang Cut, serta sebagian wilayah Manyang Lancok.

Sebagian besar warga di desa-desa tersebut telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman seperti masjid, balai desa, dan rumah kerabat untuk sementara waktu. Meskipun baru memulai tugas perdana, para pejabat terlihat sigap dan bekerja sama dengan baik di lapangan guna memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Salah satu pejabat yang ditemui di lokasi banjir mengaku siap bekerja keras demi membantu masyarakat yang terdampak bencana. “Kami sadar bahwa hari pertama bertugas ini bukan momen perayaan, melainkan momen pengabdian. Kami akan berusaha sekuat tenaga agar banjir segera surut dan kehidupan warga kembali normal,” ujarnya.

Baca Juga |  Wabup Nagan Raya Pimpin Apel Gabungan Pelepasan Purnatugas Sekda

Saat ini, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan tambahan, baik berupa logistik maupun peralatan berat guna mempercepat penanganan dampak banjir. Bupati Sibral juga menegaskan akan segera melakukan perbaikan dan penguatan tanggul sungai agar kejadian serupa tidak berulang kembali di masa mendatang.

 

 

 

(Redaksi) Arju Na Fahlefi

21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya resmi dilantik oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME pada Rabu (8/4) malam. hari pertama bertugas ini bukan momen perayaan, melainkan momen pengabdian tuk Masyarakat

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Jalur Vital Bener Meriah Lumpuh, Longsor Tutup Akses Blang Panas–Simpang Tertit

Daerah

Gerak Cepat Polres Pidie Jaya, Tiga Lansia Korban Banjir Berhasil Dievakuasi

Daerah

PN Takengon Vonis Pidana Antara 10 Tahun Hingga 7 Tahun Kepada Para Terdakwa Pelanggar UU Perbankan Syariah

Daerah

Polda Aceh Ambil Alih Kasus Dugaan Penganiayaan di Pendopo Wabup Pidie Jaya

Daerah

Banjir Susulan, Polres Pidie Jaya Distribusikan Puluhan Sak Beras ke Warga

Daerah

PT BNA Tandatangani MoU Dengan SLB YAPDI Terkait Pendampingan Disabilitas

Daerah

Belum Alim Jangan Pulang, Abiya Jeunieb Bagikan Kunci Kesuksesan Ulama

Daerah

Antisipasi Dampak Banjir, Polres Pidie Jaya Gencarkan Patroli dan Atur Lalu Lintas di Meureudu