nusaone.id – Meureudu – Aksi sigap dan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Pidie Jaya dalam membantu warga terdampak banjir di wilayah hukumnya, Kamis (9/4/2026).
Tiga warga lanjut usia (lansia) yang sempat terisolir akibat banjir susulan di Gampong Mns Lhoek, Kecamatan Meureudu, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut bermula dari luapan Sungai Meureudu pada Rabu malam (8/4/2026) yang menyebabkan sejumlah wilayah terendam air dan akses jalan menjadi sulit dilalui.
Akibat kondisi tersebut, beberapa rumah warga terdampak cukup parah, terutama yang berada di sekitar aliran sungai.
Tiga lansia yang dievakuasi masing-masing Halimah (102), Saimah (63), dan Ilyas (64), diketahui tidak mampu menyelamatkan diri karena faktor usia dan kondisi kesehatan.
Mendapat laporan dari warga melalui telepon seluler, personel Polres Pidie Jaya langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Evakuasi dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) bersama personel piket fungsi yang turun langsung ke lapangan.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Haryadi mengatakan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Begitu menerima informasi adanya warga yang terisolir, personel langsung bergerak cepat melakukan evakuasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi rumah korban berada sekitar 50 meter dari aliran Sungai Meureudu, tepatnya di kawasan dekat SD IT Annur.
Kondisi di lapangan cukup menantang karena akses jalan utama tertutup material kayu serta berlumpur dan licin.
Namun demikian, petugas tetap berupaya maksimal dengan memanfaatkan jalur alternatif.
Bahkan, dalam proses evakuasi, personel menggunakan gerobak sorong untuk membawa para lansia menuju lokasi yang lebih aman.
Sekitar pukul 17.00 WIB, seluruh proses evakuasi selesai dan berlangsung dalam kondisi aman serta kondusif.
Saat ini, ketiga korban telah ditempatkan di Hunian Sementara (Huntara) di Gampong Rhing Blangga, Kecamatan Meureudu, dan dalam kondisi selamat.
Polres Pidie Jaya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah hulu.
(Humas Polres Pijay)

















