nusaon.id – Banda Aceh – Lismawani resmi meraih gelar doktor ke-354 di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Jumat (10/4/2026). Capaian ini diraih di tengah berbagai kesibukan dan tantangan pribadi yang dihadapinya.
Lismawani yang juga istri Bupati Aceh Timur, Iskandar Al-Farlaky, dikenal menjalani peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus guru.
Ia tetap konsisten menyelesaikan studi doktoralnya meski harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial.
Bahkan, proses penyusunan disertasi hingga seminar hasil dilakukannya saat dalam kondisi hamil.
Tidak hanya itu, ia juga menghadapi situasi banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Timur saat proses studinya berlangsung.
Sidang terbuka promosi doktor digelar ketika usia bayinya baru genap dua bulan setelah kelahiran.
Sidang tersebut dipimpin oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, bersama tim penguji dari kalangan akademisi.
Dalam sambutannya, Mujiburrahman mengapresiasi ketekunan Lismawani dalam menyelesaikan pendidikan tinggi di tengah berbagai keterbatasan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh nyata semangat dan dedikasi dalam dunia akademik.
Disertasi Lismawani mengkaji implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bermutu melalui sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Sebagai temuan utama, ia menawarkan Model Meuseuraya-Integratif sebagai pendekatan berbasis kearifan lokal Aceh untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
(**)


















