nusaone.id – Banda Aceh – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Aceh untuk menggaungkan pentingnya menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, menegaskan bahwa semangat perjuangan Kartini harus terus hidup dan menjadi inspirasi bagi insan pers dalam menjalankan tugasnya, terutama di tengah arus informasi digital yang semakin cepat.
“Kartini bukan hanya simbol emansipasi perempuan, tetapi juga pelopor pemikiran maju yang relevan bagi semua profesi, termasuk wartawan. Nilai-nilai perjuangannya harus menjadi landasan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang bertanggung jawab,” ujar Chairan, Selasa (21/4).
Ia mengutip pesan Kartini, “Bekerjalah untuk hari depan. Bekerjalah untuk kebahagiaan beribu-ribu orang yang tertindas,” sebagai pengingat bahwa profesi wartawan memiliki dimensi sosial yang kuat.
Menurutnya, wartawan tidak sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga berperan dalam membangun kesadaran publik, memberikan edukasi, serta menyuarakan kepentingan masyarakat yang belum terwakili.
Chairan menambahkan, semangat Kartini dapat diwujudkan melalui profesionalisme kerja, seperti menyajikan berita yang akurat, berimbang, serta mampu mendorong solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan kepada seluruh pengurus dan anggota IWO Aceh, serta masyarakat luas melalui jaringan media dan platform digital yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
Ia menekankan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen insan pers dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berdampak positif.
“Wartawan harus mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih adil, cerdas, dan sejahtera,” tegasnya.
Respons internal organisasi terhadap ajakan tersebut pun dinilai positif. Para anggota IWO Aceh berkomitmen menjadikan semangat Kartini sebagai pedoman dalam berkarya serta meningkatkan kualitas diri sebagai jurnalis profesional.
Ke depan, PW IWO Aceh akan terus melakukan pembinaan terhadap anggotanya agar mampu menjalankan peran pers secara optimal di tengah dinamika perkembangan informasi yang semakin kompleks.
(Tim Redaksi Putra Chan/Arju Na Fahlefi)


















