Home / Nasional

Rabu, 10 September 2025 - 17:00 WIB

Mahasiswa dan Masyarakat Pidie Demo: Soroti Korupsi, Tambang Ilegal, dan Desak DPRK Bertanggung Jawab

NusaOne.id | Pidie – Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Pidie (GAMMP) menggelar aksi demonstrasi di pusat Kabupaten Pidie dengan mengusung isu kemiskinan, maraknya korupsi pejabat, hingga persoalan tambang emas ilegal yang semakin merajalela di Kecamatan Geumpang, Mane, dan Tangse.

Dalam aksi yang berlangsung damai itu, massa membawa poster dengan sindiran keras: “Orang miskin sabar terus, tapi pejabatnya korupsi terus.” Pesan ini mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat terhadap pejabat daerah yang dinilai semakin memperkaya diri, sementara rakyat kecil semakin terpuruk.

Baca Juga |  Polres Pidie Jaya Tegas Tangani Kasus Kekerasan Anak, Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Dalam petisi resmi yang dibacakan, GAMMP menyampaikan lima tuntutan pokok kepada DPRK Pidie, yaitu:

1. Mendesak DPRK untuk mengusut dan menindak tegas praktik tambang ilegal.

2. Mendesak DPRK menertibkan tambang rakyat serta memperjelas regulasi tambang legal.

3. Menuntut DPRK membuka Draft Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) secara transparan.

Baca Juga |  212 Unit Huntara Diresmikan, Bupati Pidie Jaya: Warga Bebas Pilih Relokasi atau Dana Tunggu Hunian

4. Mendesak DPRK mengusut tuntas pertanggungjawaban Balai Wilayah Sungai.

5. Jika pimpinan DPRK Pidie tidak mampu menyelesaikan persoalan mendesak ini, GAMMP menuntut pimpinan DPRK untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Selain itu, massa juga menuding Bupati Pidie gagal mengambil langkah nyata dalam mengatasi persoalan korupsi dan membiarkan aktivitas tambang emas ilegal semakin meluas. Mereka menilai aparat penegak hukum juga terkesan mandul dalam menindak pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.

Baca Juga |  Ulama dan Umara Berduka, Wagub Aceh Takziah atas Wafatnya Istri Abon Arongan

“Kami tidak akan diam ketika keadilan dikhianati, ketika ruang hidup dirampas, dan ketika suara rakyat dibungkam. Ini adalah bentuk perlawanan moral terhadap sistem yang selama ini gagal memberikan keadilan bagi rakyat Pidie,” tegas salah satu orator aksi.

Aksi ditutup dengan seruan lantang:

“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Tertindas! Hudep Rakyat Pidie!!”

Share :

Baca Juga

Daerah

H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Tinjau Langsung Huntara dan Infrastruktur Rusak di Pidie Jaya

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern

Daerah

Konflik Global Memanas, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kilang Balikpapan